Heboh! Makam Diplomat Muda RI Diduga Digali Ulang OTK

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Kasus kematian tragis diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Arya Daru Pangayunan (ADP), kembali menguak fakta mengejutkan. Setelah ditemukan tewas mengenaskan dengan kepala terlilit lakban di rumah kosnya di Menteng, kini makamnya di TPU Sunten, Banguntapan, Bantul, DI Yogyakarta diduga diacak-acak oleh orang tak dikenal (OTK).

Kuasa hukum keluarga, Nicholay Aprilindo, mengungkapkan bahwa istri almarhum mendapati makam Arya dalam kondisi berantakan saat berziarah pada 27 Juli 2025. “Bunganya hilang, tanahnya seperti habis digali, bahkan ada bunga putih misterius diletakkan di depan nisan,” ujarnya.

Lebih mencurigakan lagi, kondisi tanah sekitar makam saat itu kering dan tidak hujan berhari-hari. “Tidak mungkin makam rusak begitu saja. Jelas ada sesuatu yang janggal,” tegas Nicholay.

Kuasa hukum lainnya, Marwan Iswandi, juga membenarkan kabar ini. “Memang iya, makam itu sudah dibongkar sekitar dua minggu setelah pemakaman,” ungkapnya.

Teror Mengintai Keluarga Diplomat

Kejanggalan tak berhenti di situ. Nicholay mengungkapkan bahwa keluarga Arya sempat menerima teror misterius usai pemakaman. Bahkan, mereka kini meminta perlindungan resmi dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias, membenarkan pihaknya sudah menerima permohonan perlindungan dari enam anggota keluarga. “Mereka merasa diintimidasi dan membutuhkan perlindungan untuk mencari kebenaran,” katanya.

Polisi Sebut Bukan Kriminal, Benarkah?

Sebelumnya, Polda Metro Jaya sempat menutup kasus ini dengan kesimpulan mengejutkan: tidak ada tindak pidana. Polisi menyebut Arya meninggal karena kehabisan napas, tanpa keterlibatan pihak lain.

Namun, fakta terbaru justru menimbulkan kecurigaan publik:

• Mengapa makam diplomat muda ini diacak-acak OTK?

• Apa maksud dari bunga putih misterius di depan nisan?

• Benarkah keluarga diteror agar bungkam?

• Dan… apakah kesimpulan polisi selama ini terlalu terburu-buru?

Keluarga Menolak Diam

“Kami percaya ada kejanggalan besar dalam kematian Arya Daru. Ini bukan kasus biasa, dan tidak ada kata terlambat untuk mencari keadilan,” tegas Nicholay.

Kini, publik menanti: Apakah LPSK benar-benar akan memberikan perlindungan penuh? Akankah kasus kematian diplomat muda ini dibuka kembali?

Misteri kematian Arya Daru Pangayunan tampaknya baru saja memasuki babak paling menegangkan!***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.