Heboh Isu BBM Naik, Polisi Sampaikan Kebenarannya di SPBU BP Utan Jati

banner 468x60

JAKARTA,Radarjakart.id – Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 April 2026 yang sempat bikin geger publik akhirnya dipastikan tidak benar. Kenaikan harga BBM akhirnya diluruskan langsung oleh aparat kepolisian. Kasubsektor Daan Mogot Baru Kalideres, Ipda Aries Wibowo, turun tangan memberikan klarifikasi di tengah ramainya antrean kendaraan di SPBU BP Jalan Raya Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat.

Di lokasi, Ipda Aries dengan tegas mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Ia menegaskan bahwa tidak ada kebijakan pemerintah terkait kenaikan atau kelangkaan BBM seperti yang ramai beredar di media sosial.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Fenomena antrean panjang ini disebutnya murni dipicu oleh hoaks yang menyebar cepat dan memicu kepanikan publik. Banyak warga datang berbondong-bondong untuk mengisi bahan bakar karena khawatir kehabisan, padahal kondisi distribusi BBM tetap normal, apalagi kenaikan harga.

“Jangan mudah percaya informasi yang belum jelas sumbernya. Tidak ada kenaikan BBM, ini hanya isu yang tidak benar,” tegas Ipda Aries di hadapan masyarakat yang mengantre.

Situasi ini menjadi bukti betapa kuatnya dampak informasi palsu dalam memengaruhi perilaku publik. Dalam waktu singkat, kabar yang tidak terverifikasi mampu menciptakan kepadatan dan keresahan di tengah masyarakat.

Pihak kepolisian pun mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi, terutama yang beredar di media sosial. Jangan sampai hoaks memicu kepanikan massal yang justru merugikan banyak pihak.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi langkah pemerintah yang memutuskan untuk tidak melakukan penyesuaian harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi. Hal itu menyusul isu BBM naik 1 April 2026. Dasco menegaskan bahwa isu kenaikan harga BBM yang beredar luas di masyarakat tidak benar.

Pengumuman resmi dari Menteri Sekretaris Negara telah memastikan bahwa harga BBM tetap berlaku sama mulai esok hari (1/4).

DPR Memberikan apresiasi kepada pemerintah yang setelah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, serta mendengarkan masukan dari berbagai pihak termasuk Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Barusan tadi sudah diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara mewakili pihak pemerintah, bahwa pihak pemerintah belum berencana melakukan penyesuaian harga BBM subsidi maupun BBM nonsubsidi,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (31/3).

Dasco mengungkapkan bahwa DPR sempat memonitor terjadinya antrean kendaraan di sejumlah SPBU di berbagai daerah akibat isu kenaikan harga BBM tersebut. Namun, ia memastikan bahwa Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan pasokan BBM.

“Masyarakat tidak perlu panik, masyarakat tidak perlu melakukan antrean, dan terlebih lagi melakukan penimbunan terhadap BBM. Hasil komunikasi dengan pihak pemerintah, komitmen dari Presiden Prabowo akan terus memonitor dan tetap menjaga kebutuhan masyarakat akan BBM tersebut. Dan sekali lagi kami sampaikan aspirasi kepada pihak pemerintah untuk hal ini,” tambahnya.

Selain soal harga, Ketua Harian Partai Gerindra itu juga menepis kabar mengenai rencana pembatasan pembelian jenis BBM tertentu seperti Pertalite maupun Pertamax. Berdasarkan koordinasi terakhir dengan pihak eksekutif, stok BBM nasional dinyatakan dalam kondisi aman dan mencukupi. Namun, ia tidak membeberkan hingga berapa lama stok BBM yang dimiliki.

“Saya tadi tanya (ke pemerintah), sepertinya tidak ada pembatasan. Karena menurut pihak pemerintah, stok kita cukup,” kata Dasco.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.