Hasan Nasbi Mundur dari Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan

banner 468x60

Rumor Pengunduran Diri dan Respons Istana

Sebelumnya, isu mengenai mundurnya Hasan Nasbi sempat beredar di kalangan wartawan sejak pertengahan April 2025. Namun, pada 16 April, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sempat membantah kabar tersebut.

“Wah, isu dari mana? Masih ngantor seperti biasa, baru saja selesai rapat bareng,” ujar Teddy kala itu.

Namun, spekulasi itu kini terbukti benar setelah Hasan mengonfirmasi pengunduran dirinya secara terbuka.

Profil Lengkap Hasan Nasbi: Dari Jurnalis hingga Konsultan Politik Elit

Hasan Nasbi lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 11 Oktober 1979. Ia menamatkan pendidikan menengah di SMA Negeri 2 Bukittinggi, lalu melanjutkan ke Jurusan Ilmu Politik, Universitas Indonesia (UI).

Karier profesionalnya dimulai sebagai wartawan pada tahun 2005–2006. Ia kemudian menjadi peneliti di Pusat Kajian Politik UI pada 2006–2008. Setelah itu, ia mendirikan Cyrus Network, lembaga survei dan konsultan politik yang kemudian menjadi salah satu yang paling berpengaruh di Indonesia.

Hasan Nasbi dikenal luas setelah menjadi konsultan politik pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam Pilkada DKI Jakarta 2012. Ia juga menjadi inisiator gerakan relawan Teman Ahok saat Pilkada Jakarta 2017.

Selain mendukung Jokowi dalam dua periode Pilpres (2014 dan 2019), Hasan kemudian berpindah haluan politik dengan mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024. Ia menjadi bagian dari Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran Bidang Komunikasi.

Presiden Prabowo lalu menunjuknya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Presiden atau PCO pada 20 Oktober 2024.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.