Harlah PKB, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar Keluarkan 6 Perintah

banner 468x60

Radarjakarta.id | JAKARTA – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB Muhaimin Iskandar mengeluarkan enam perintah untuk para kadernya dalam perayaan hari lahir atau Harlah Ke-25 PKB. Perintah tersebut berhubungan dengan agenda PKB di Pemilu 2024.

“Pertama, kader PKB harus menjaga akar dan warisan perjuangan Kiai Haji Muhammad Hasyim Asy’ari. Kader PKB agar merawat hubungan antara Islam dan negara, Islam dan pemerintahan, serta Islam yang menopang dan menginspirasi pembangunan bangsa,” ujar Muhaimin dalam perayaan tersebut di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Ahad, 23 Juli 2023.

Dalam perintah kedua, Muhaimin memerintahkan para kader harus turut andil dalam menjaga toleransi di Indonesia. Kader PKB diminta jadi pelindung sesama manusia khususnya kaum minoritas.

Perintah ketiga, kader PKB harus setia pada kepemimpinan Jokowi hingga masa jabatannya sebagai Presiden RI berakhir tahun depan.

Keempat, Muhaimin meminta kader PKB bersama rakyat, mencari solusi masalah-masalah kerakyatan. Lalu kelima kader PKB harus mengawasi dan memastikan dana desa bebas korupsi. Menurut Muhaimin desa adalah pusat rencana kemajuan Indonesia masa depan.

“Keenam, kader PKB harus bekerja keras, gotong royong menyukseskan pemenangan PKB dalam Pemilu 2024. PKB menuju nomer 2 menempel PDI Perjuangan,” kata pria yang akrab disapa Cak Imin itu.

Muhaimin Didorong Jadi Capres 2024
Dalam kesempatan itu, para kiai dan santri turut menyatakan dukungan untuk Muhaimin sebagai calon presiden (Capres) 2024. Dukungan ini dinyatakan dalam maklumat kiai-santri yang dibacakan oleh Badhawi Basir dengan didampingi Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar dan berisi dua poin.

“Kami Para Kyai, Gus, Nyai, Santri dan Pengasuh Pesantren memaklumatkan untuk memenangkan PKB pasa Pemilu 2024, karena PKB satu-satunya Partai yang dilahirkan oleh PBNU, sebagai saluran politik warga NU,” ujar Badhawi.

Badhawi mengatakan bagi kalangan kiai-santri, kemenangan Muhaimin dan PKB di Pilpres 2024 merupakan bagian upaya menegakkan kedaulatan warga Nahdliyin atau NU dan kejayaan Indonesia. Badhawi mengatakan PKB sebagai anak kandung PBNU sekaligus satu-satunya saluran politik warga NU, sehingga para kiai, pengasuh pesantren, maupun santri akan berusaha maksimal berjuang memenangkan PKB.

Maklumat kedua para kiai dan santri, Badhawi menilai Muhaimin merupakan satu-satunya calon presiden maupun calon wakil presiden dari kalangan NU. Untuk itu para kiai, santri, dan pengasuh pesantren akan menjadikan pemenangan Muhaimin sebagai presiden maupun calon wakil presiden sebagai perjuangan akbar atau jihad.

“Kami para kiai, gus, nyai, santri, dan pengasuh pesantren memaklumatkan sebuah perjuangan akbar untuk mengawal, mengusahakan, dan memastikan Gus Muhaimin sebagai sebagai satu-satunya capres atau cawapres dari NU dalam Pilpres 2024,” kata Badhawi.

Pembacaan ikrar tersebut diikuti oleh sekitar 67 ribu kader PKB. Bahdawi juga mengajak semua kader untuk bermunajat kepada Allah SWT agar hajat memenangkan PKB dan Muhaimin dalam Pemilu 2024 diberikan kemudahan.

(Red)*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.