Hari Guru Nasional 2025: Pemerintah Perkuat Kesejahteraan Guru

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id — Hari Guru Nasional 2025 diperingati serentak di seluruh Indonesia pada Selasa, 25 November 2025. Momentum tahunan yang bertepatan dengan Hari Lahir Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ini kembali menjadi ajang penghormatan bagi para pendidik atas kontribusi mereka dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Walaupun bukan hari libur nasional sesuai SKB 3 Menteri, peringatan tetap berlangsung khidmat di sekolah-sekolah dan instansi pendidikan.

Dalam pidato resmi yang dibacakan secara nasional, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru Indonesia. Ia mengajak para pendidik untuk bersyukur atas nikmat kesehatan dan kekuatan bangsa yang tetap bersatu. Pemerintah, katanya, terus memperkuat komitmen peningkatan kualitas, kompetensi, serta kesejahteraan guru.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam pidatonya, Menteri menjelaskan berbagai langkah konkret pemerintah sepanjang kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Tahun 2025, pemerintah memberikan beasiswa Rp3 juta per semester bagi guru yang belum berpendidikan D.IV/S.1 untuk melanjutkan studi melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau untuk 12.500 guru. Selain itu, pemerintah menggelar pelatihan peningkatan kualitas seperti Pendidikan Profesi Guru, up-grading guru, Bimbingan Konseling, Deep Learning, Koding dan Kecerdasan Artifisial, hingga pelatihan kepemimpinan sekolah.

Dalam aspek kesejahteraan, pemerintah menyiapkan tunjangan sertifikasi sebesar Rp2 juta per bulan bagi guru non-ASN dan satu kali gaji pokok bagi guru ASN. Guru honorer menerima insentif Rp300.000 per bulan yang ditransfer langsung ke rekening.

Walaupun tanggal 25 November bukan hari libur nasional, sekolah tetap menggelar upacara, pentas apresiasi, dan berbagai kegiatan kreatif untuk merayakan Hari Guru Nasional. Pemerintah menegaskan bahwa semangat HGN bukan ditentukan oleh status hari libur, melainkan oleh penghargaan dan perhatian nyata terhadap guru.

Hari Guru Nasional 2025 sekaligus memperingati 80 tahun kelahiran PGRI, organisasi yang berdiri pada 25 November 1945 di Surakarta. PGRI didirikan dengan tiga tujuan utama: mempertahankan kemerdekaan, meningkatkan mutu pendidikan, serta memperjuangkan nasib guru. Semangat revolusioner itulah yang terus diwariskan hingga generasi guru masa kini.

Seruan peningkatan kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi guru kembali menguat. Tokoh Nahdlatul Ulama, Firman Syah Ali (Gus Firman), menyebut Hari Guru sebagai momentum penting untuk memperbaiki kondisi nyata para pendidik.
“Mari jadikan HGN sebagai momentum meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan hukum terhadap guru. Dua hal itu masih sangat krusial hingga hari ini,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan nasional baru dapat terwujud melalui dukungan penuh seluruh unsur pentahelix—pemerintah, akademisi, komunitas, dunia usaha, dan media.
“Kita harus mendukung visi besar ini agar Indonesia mampu bersaing sejajar dengan bangsa-bangsa besar di dunia,” tegasnya.

Dalam upacara nasional Hari Guru, dipanjatkan Doa Hari Guru Nasional 2025. Doa tersebut memohonkan rahmat, keselamatan, kekuatan, kelapangan umur, dan keberkahan bagi seluruh guru Indonesia, serta memohon agar jerih payah para guru menjadi amal jariyah. Doa juga ditujukan bagi para pemimpin agar diberi kebijaksanaan dalam mengambil keputusan untuk kemaslahatan rakyat dan dunia pendidikan.

Hari Guru Nasional 2025 kembali mengingatkan bahwa memuliakan guru berarti memuliakan masa depan bangsa. Di tengah tantangan pendidikan digital, perubahan sosial, dan tuntutan kompetensi baru, guru tetap menjadi cahaya yang menuntun perjalanan generasi penerus Indonesia.

Guru yang sejahtera, terlindungi, dan dihormati adalah syarat utama bagi pendidikan yang kuat.
Hari Guru Nasional 2025 menjadi refleksi bahwa masa depan Indonesia berada di tangan mereka.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.