RADAR JAKARTA|Jeddah — Sebuah tragedi memilukan mengguncang jagat maya! Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial SM, asal Madura, ditemukan tewas mengenaskan di tengah gurun Jumum, Arab Saudi. Ia nekat menempuh jalur haram dan ekstrem demi bisa masuk ke Kota Suci Mekkah menggunakan visa non-haji, demi menunaikan ibadah yang sangat ia rindukan: haji.
Namun, perjalanan spiritual itu berujung maut.
SM bersama dua rekannya, J dan S, diketahui menyewa taksi gelap untuk menyusup masuk ke Mekkah lewat jalan belakang jalur pasir panas yang dikenal rawan patroli dan berbahaya. Namun nahas, sang sopir mendadak panik dan menurunkan mereka begitu saja di tengah padang pasir. Tanpa logistik memadai, mereka bertiga berjalan kaki di suhu ekstrem nyaris 50 derajat Celsius!
Aparat keamanan Arab Saudi akhirnya menemukan mereka dengan bantuan drone patroli. Tapi segalanya sudah terlambat bagi SM. Ia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Tubuhnya terbujur kaku di bawah terik matahari gurun.
Dua rekannya, J dan S, dalam kondisi dehidrasi parah berhasil diselamatkan dan kini dirawat intensif di rumah sakit Makkah.
Sebelumnya Sudah Terjaring Razia, Tapi Tetap Nekat!
Tragisnya, ini bukan kali pertama SM mencoba masuk secara ilegal. Sebelumnya, ia dan 10 WNI lain sempat terjaring razia aparat Saudi dan dipulangkan ke Jeddah. Tapi keinginan kuat menunaikan ibadah haji membuat SM kembali mencari celah, mengandalkan jalur belakang yang justru jadi jalan terakhir dalam hidupnya.
Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron B. Ambary, membenarkan peristiwa ini. Ia menyatakan pihak KJRI telah berkoordinasi dengan keluarga SM di Madura dan tengah mempersiapkan proses pemakaman.
“Kami imbau seluruh WNI untuk tidak tergoda bujuk rayu haji nonprosedural. Ini bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga ancaman nyawa!” tegas Konjen Yusron.
Netizen Heboh!
Berita ini langsung menyulut berbagai reaksi dari netizen Indonesia:
🗣️ “Sedih banget dengarnya. Demi ibadah, nyawa jadi taruhan. Ya Allah…”
🗣️ “Kok bisa nekat banget ya? Ini harusnya jadi pelajaran buat semua!”
🗣️ “Ini tanggung jawab siapa? Ada sindikat visa ziarah kah? Usut tuntas!”
🗣️ “Hormati hukum negara lain dong. Tapi aku juga paham, kadang keinginan ibadah lebih besar dari logika.”
Fakta Mencengangkan: Haji Gelap Marak, Modus Semakin Canggih!
Fenomena haji non-prosedural dengan menggunakan visa ziarah kian marak. Modusnya makin nekat: menyewa jasa taksi gelap, menembus gurun, dan masuk lewat celah pengawasan. Tapi otoritas Saudi kini memperketat pengawasan dengan drone, AI, dan patroli nonstop. Siapa pun yang tertangkap bisa dideportasi, dipenjara, bahkan kehilangan nyawa, seperti SM.
“Ingin dekat dengan Tuhan, tapi justru berpulang di padang sunyi…”
Perjalanan spiritual SM kini jadi peringatan keras bagi ribuan WNI.
|Andi Farida*










