Habib Ahmad Assegaf Ajak Ulama dan Masyarakat Doakan Indonesia Aman dan Berkah, Soroti Kepemimpinan Nasional

banner 468x60

JAKARTA, RadarJakarta.id – Persatuan bangsa tidak hanya dibangun melalui kebijakan pemerintah dan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kekuatan moral, keteladanan, serta doa dari para ulama dan seluruh elemen masyarakat.

Di tengah berbagai tantangan nasional, pesan tentang persaudaraan, keadilan, dan kedamaian kembali mengemuka dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jakarta Timur.

Momentum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan sekaligus menyampaikan harapan terhadap kepemimpinan nasional agar senantiasa mengedepankan kepentingan rakyat, menjaga stabilitas negara, dan menghadirkan keadilan bagi seluruh masyarakat.

Hal itu menjadi salah satu perhatian dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 bertema “Untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” yang berlangsung di Majelis Asmaul Husna Daarussaggaf, Condet Mungang, Jakarta Timur, Sabtu malam (17/10/2026).

Dalam suasana religius dan penuh kekhidmatan, Habib Ahmad bin Ali Assegaf menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya doa, dukungan moral, serta nasihat para habaib dan ulama bagi perjalanan bangsa. Perhatian juga tertuju pada keputusan Presiden Prabowo Subianto terkait penempatan pejabat pada posisi strategis pemerintahan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Selain menjadi ajang mempererat silaturahmi, kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim yang berada di lingkungan sekitar Majelis Asmaul Husna Daarussaggaf.

Dalam wawancara seusai kegiatan, Habib Ahmad Assegaf menyoroti pentingnya peran para ulama dalam memberikan dukungan moral dan spiritual bagi para pemimpin bangsa. Doa dan nasihat keagamaan diharapkan menjadi penguat bagi pemerintah dalam menjalankan amanah serta menghadapi berbagai persoalan nasional.

Bagi para habaib dan ulama, menjaga Indonesia agar tetap aman, damai, dan mendapatkan keberkahan merupakan tanggung jawab bersama. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat secara berkesinambungan.

Dukungan terhadap pemerintah, menurut pesan yang mengemuka dalam kegiatan tersebut, perlu berjalan beriringan dengan harapan agar setiap kebijakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kepemimpinan nasional diharapkan tidak hanya berorientasi pada keberhasilan program pembangunan, tetapi juga mampu memperkuat persatuan, menjamin keadilan, meningkatkan kesejahteraan, serta melindungi masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial maupun agama.

Pergantian dan penempatan pejabat dalam jabatan strategis merupakan bagian dari dinamika penyelenggaraan negara. Karena itu, setiap pejabat yang menerima amanah diharapkan dapat menunjukkan integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.

Jabatan bukan sekadar kedudukan atau kewenangan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, bangsa, dan Allah SWT.

Dalam konteks kepemimpinan nasional, perhatian juga tertuju pada posisi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), dua jabatan yang memiliki peran penting dalam mendukung jalannya pemerintahan dan menjaga keamanan nasional.

Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo diharapkan dapat menjalankan amanah di lingkungan pemerintahan apabila penugasan sebagai Kepala Staf Kepresidenan tersebut telah ditetapkan secara resmi. Peran KSP berkaitan dengan dukungan kepada Presiden, koordinasi pelaksanaan program prioritas, serta pemantauan kebijakan strategis pemerintah.

Sementara itu, Jenderal Suyudi Ario Seto diharapkan mampu mengemban amanah kepemimpinan Polri dengan mengutamakan perlindungan, pengayoman, pelayanan masyarakat, dan penegakan hukum.

Harapan terhadap kepemimpinan Polri juga berkaitan erat dengan peningkatan kepercayaan publik. Masyarakat membutuhkan aparat yang profesional, responsif, transparan, dan mampu bertindak sesuai dengan ketentuan hukum.

Penegakan hukum harus dilaksanakan secara tegas, adil, dan tidak diskriminatif, dengan tetap menghormati hak asasi manusia serta menjunjung tinggi prinsip negara hukum.

Di sisi lain, kualitas pelayanan kepolisian perlu terus ditingkatkan. Penanganan pengaduan masyarakat secara cepat, pencegahan tindak kriminalitas, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

Keamanan yang terjaga memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang, mengembangkan usaha, memperoleh pendidikan, melaksanakan ibadah, dan berpartisipasi dalam pembangunan.

Para habaib dan ulama memiliki peran strategis dalam menjaga kesejukan kehidupan bermasyarakat. Melalui dakwah, pendidikan keagamaan, dan keteladanan, para tokoh agama dapat membantu memperkuat persaudaraan sekaligus mengajak masyarakat menyelesaikan perbedaan secara damai.

Sinergi antara ulama, pemerintah, dan aparat keamanan juga penting untuk mencegah berkembangnya provokasi, intoleransi, ujaran kebencian, serta informasi keliru yang berpotensi memicu konflik sosial.

Indonesia merupakan bangsa yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial. Keberagaman tersebut merupakan kekayaan nasional yang perlu dijaga melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan semangat persatuan.

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, setiap unsur memiliki tanggung jawab yang saling melengkapi. Pemerintah bertugas menyelenggarakan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat, Polri menjaga keamanan dan menegakkan hukum, sedangkan tokoh agama turut memberikan bimbingan moral kepada masyarakat.

Masyarakat pun memiliki tanggung jawab untuk menaati hukum, menghormati hak orang lain, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Kebiasaan memeriksa sumber informasi sebelum membagikannya menjadi langkah sederhana yang dapat membantu mencegah kesalahpahaman. Kritik terhadap kebijakan pemerintah juga dapat disampaikan secara bertanggung jawab melalui jalur yang sesuai dengan prinsip demokrasi dan peraturan perundang-undangan.

Dengan komunikasi yang sehat dan keterlibatan seluruh elemen bangsa, perbedaan pandangan diharapkan tidak berkembang menjadi permusuhan yang merusak persatuan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial atau tradisi keagamaan. Momentum ini juga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk kembali memahami dan menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam tausiyah yang disampaikan Habib Muhammad Assegaf bin Umar Assagaf bin Habib Abdurrahman Assegaf, nilai-nilai akhlak Rasulullah menjadi pengingat tentang pentingnya kejujuran, amanah, kasih sayang, kesabaran, dan keadilan.

Nilai-nilai tersebut relevan diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pemimpin yang memegang kewenangan publik.

Seorang pemimpin diharapkan menggunakan jabatan untuk kepentingan rakyat, mengambil keputusan secara bijaksana, serta bersedia mempertanggungjawabkan setiap kebijakan yang dijalankan.

Sementara itu, masyarakat diharapkan memperkuat persaudaraan, membantu sesama, menghindari permusuhan, dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan sosial.

Keteladanan Rasulullah juga mengajarkan pentingnya menyampaikan kebenaran dengan cara yang baik. Pesan tersebut menjadi relevan ketika masyarakat menghadapi perbedaan pendapat maupun derasnya arus informasi di ruang digital.

Dengan menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman, kehidupan bermasyarakat diharapkan semakin menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, saling menghargai, dan mengutamakan penyelesaian persoalan melalui dialog.

Doa bagi keselamatan Indonesia merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan bangsa. Harapan agar negeri ini senantiasa aman dan memperoleh keberkahan Allah SWT mencerminkan keinginan masyarakat untuk hidup dalam suasana damai, adil, dan sejahtera.

Namun, doa perlu berjalan beriringan dengan ikhtiar nyata. Menjaga persatuan, menaati hukum, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta menghindari penyebaran fitnah merupakan bagian dari usaha bersama membangun Indonesia yang lebih baik.

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga diharapkan mampu menjalankan agenda pembangunan nasional dengan tetap menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.

Harapan masyarakat terhadap pemerintah tidak hanya menyangkut pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Pemerataan kesejahteraan, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, perlindungan kelompok rentan, dan penegakan hukum yang adil juga menjadi aspek penting dalam mewujudkan kemakmuran.

Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat penegak hukum akan semakin kuat apabila kebijakan dijalankan secara konsisten, pelayanan diberikan secara adil, serta pejabat publik menunjukkan hasil kerja yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Karena itu, setiap penempatan pejabat pada posisi strategis perlu diikuti dengan pelaksanaan tugas yang profesional, terukur, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Bagi para ulama, keberhasilan kepemimpinan pada akhirnya tidak hanya dilihat dari jabatan yang diemban, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada masyarakat, keadilan yang ditegakkan, serta kedamaian yang berhasil dipelihara.

Selain menyampaikan pesan keagamaan dan kebangsaan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis Asmaul Husna Daarussaggaf juga diwarnai kegiatan santunan bagi anak-anak yatim di lingkungan sekitar majelis.

Kegiatan sosial tersebut mencerminkan pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari lingkungan sekitarnya.

Semangat berbagi sejalan dengan nilai kasih sayang yang diajarkan Rasulullah SAW. Kepedulian sosial tidak hanya diwujudkan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui perhatian, pendampingan, dan upaya menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui kegiatan semacam ini, peringatan Maulid diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi jamaah yang hadir, tetapi juga bagi masyarakat di sekitar majelis.

Kebersamaan dalam kegiatan keagamaan dan sosial menjadi salah satu cara mempererat hubungan antarwarga sekaligus membangun solidaritas di tengah kehidupan masyarakat perkotaan.

Pesan yang mengemuka dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menegaskan pentingnya kerja sama seluruh elemen bangsa untuk menjaga Indonesia tetap aman, damai, dan bersatu.

Para habaib dan ulama diharapkan terus memberikan nasihat yang menyejukkan serta mendoakan agar para pemimpin mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Pada saat yang sama, pemerintah dan aparat keamanan diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keadilan, dan melindungi masyarakat.

Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menciptakan suasana kondusif dengan menghindari ujaran kebencian, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perbedaan.

Pada akhirnya, cita-cita mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, makmur, aman, dan penuh keberkahan membutuhkan komitmen bersama. Tidak ada satu pihak yang dapat mewujudkannya sendirian tanpa dukungan dan partisipasi seluruh elemen bangsa.

Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, nilai amanah, persaudaraan, keadilan, dan kasih sayang diharapkan semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat maupun penyelenggaraan pemerintahan.

Dengan kepemimpinan yang bertanggung jawab, penegakan hukum yang adil, kepedulian sosial, serta semangat persatuan yang terus dipelihara, Indonesia diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan tanpa kehilangan nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Habib Hud bin Muhammad Bagir Alattas, Habib Muhammad bin Ali Assegaf, Habib Ali bin Syekh Abubakar, serta sejumlah habaib dan ulama.

Hadir pula Kombes Pol. Twesi AB, S.Sos., S.I.K., M.H.; Wadir Intel AKBP Eka Basith Syamsuri, S.I.K., M.Si.; serta Kasat Binmas Polres Jakarta Timur AKBP Dedi Nurhadi. | Guffe*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.