Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Tonga

banner 468x60

RADAR JAKARTA| Jakarta – Tonga diguncang gempa berkekuatan magnitudo 7,0 pada Minggu (30/3) dini hari, namun peringatan tsunami yang sempat dikeluarkan telah dicabut. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mengonfirmasi bahwa ancaman tsunami kini telah berlalu.

Menurut laporan USGS, gempa terjadi di kedalaman 29 km, dengan pusat gempa sekitar 73 km tenggara desa Pangai di pulau Lifuka. Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada pukul 19.18.47 WIB dengan episenter di koordinat 20.47° Lintang Selatan dan 173.64° Bujur Barat, serta kedalaman 34 km.

“Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Subduksi Lempeng Pasifik,” ujar Daryono, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Minggu (30/3). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme naik (thrust fault).

Sebelumnya, peringatan tsunami sempat dikeluarkan dengan prediksi gelombang setinggi 0,3 hingga 1 meter di atas permukaan air pasang di beberapa pantai di Niue dan Tonga. Gelombang tsunami juga diperkirakan bisa terjadi dalam radius 300 kilometer dari episentrum di sepanjang pantai Tonga.

Badan Bencana Nasional Tonga mengimbau warga untuk menjauhi pantai dan garis pantai sebagai langkah pencegahan. Namun, hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan signifikan dari pulau-pulau terluar maupun pulau utama Tongatapu, menurut juru bicara National Disaster Risk Management Office Tonga.

Gempa bumi bukanlah hal yang asing bagi Tonga, kepulauan dataran rendah yang dihuni sekitar 100.000 penduduk. Negara ini terletak di Cincin Api Pasifik, kawasan dengan aktivitas tektonik yang tinggi yang membentang melalui Asia Tenggara dan melintasi Samudra Pasifik.

BMKG juga memastikan bahwa gempa tersebut tidak berdampak tsunami ke wilayah Indonesia. “Hingga pukul 20:10 WIB, hasil monitoring BMKG tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan,” tambah Daryono.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.(*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.