Radarjakarta.id | MAROKO – Gempa dahsyat mengguncang negara Maroko pada Jumat (8/9/2023) pukul 23.10 waktu setempat atau Sabtu (9/9/2023) pukul 05.10 WIB.
Bencana alam menjelang tengah malam ini menewaskan ratusan orang.
BBC melaporkan, pusat gempa berada di Pegunungan Atlas Tinggi pada pada kedalaman 18,5 kilometer. Lokasi tersebut sekitar 71 kilometer barat daya kota Marrakesh.
Kementerian Dalam Negeri Maroko mengumumkan, gempa bumi magnitudo 6,8 yang melanda negara tersebut menewaskan 820 orang.
Sekitar 19 menit sejak bencana berkekuatan besar ini mengguncang, gempa susulan kembali menerjang dengan magnitudo 4,9.
Maroko yang beribu kota di Rabat adalah negara
berpenduduk 33,8 juta. Sekitar 99 persen penduduk Maroko merupakan pemeluk Islam.
Selain Rabat, sejumlah kota di Maroko juga dikenal sebagai kota yang sangat sibuk. Di antaranya adalah Casablanca, Marrakesh, Tangier, Tetouan, Salé, Fes, Agadir, Meknes, Oujda, Kenitra, dan Nador.
Gempa Maroko pada Jumat malam, merupakan gempa terburuk sepanjang tahun ini.
Berdasarkan laporan sementara Kementerian Dalam Negeri, ratusan orang tewas di Marrakesh dan beberapa daerah di sekitarnya.
“Menurut laporan sementara, gempa tersebut menewaskan 820 orang,” ungkap juru bicara Kementerian Dalam Negeri Maroko.
Korban tersebar di beberapa daerah, termasuk Kotamadya al-Haouz, Marrakesh, Ouarzazate, Azilal, Chichaoua, dan Taroudant.
Selain korban tewas, sejumlah 153 orang dilaporkan terluka dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit.
Saat wilayah tersebut diguncang gempa, para pasien rumah sakit diungsikan ke halaman. | Eka*










