Geger! Pertalite Bikin Motor Brebet, Pertamina Buka 17 Posko Pengaduan di Jatim

banner 468x60

SURABAYA, Radarjakarta.id — Gelombang keluhan warga Jawa Timur terkait motor mendadak brebet usai mengisi bahan bakar jenis Pertalite membuat PT Pertamina (Persero) bergerak cepat. Melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), perusahaan energi pelat merah itu membuka 17 posko pengaduan di sejumlah daerah.

Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya laporan masyarakat, terutama dari wilayah Surabaya dan Sidoarjo, yang mengeluhkan performa kendaraan melemah setelah pengisian. Posko dibuka sebagai bentuk keterbukaan dan tanggung jawab Pertamina dalam memberikan layanan publik yang responsif terhadap aduan konsumen.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Kami menyediakan 17 titik posko untuk menampung keluhan masyarakat. Setiap laporan akan diverifikasi secara teknis agar penyebabnya jelas,” ujar Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Rabu (29/10/2025).

Dari total 17 posko, delapan di antaranya berlokasi di Surabaya dan Sidoarjo, sedangkan sisanya tersebar di Lamongan, Bojonegoro, Gresik, Kediri, dan Tuban. Pertamina juga membuka jalur pelaporan melalui Call Center 135, email pcc135@pertamina.com, dan DM Instagram @pertamina.135 untuk masyarakat di luar wilayah posko.

Beberapa warga mengaku motor mereka tersendat bahkan mati mesin tak lama setelah mengisi Pertalite. Menyikapi hal tersebut, Pertamina menyampaikan permohonan maaf dan memastikan seluruh proses distribusi BBM telah mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) serta melalui uji laboratorium. Saat ini, investigasi dan pengujian ulang terhadap sampel Pertalite di Jawa Timur tengah dilakukan.

Pertamina menegaskan, gangguan mesin tidak selalu disebabkan bahan bakar, melainkan bisa juga karena faktor teknis kendaraan. “Kami berkomitmen menjaga kualitas BBM sesuai standar pemerintah dan siap terbuka terhadap hasil investigasi,” tambah Ahad.

Sebagai langkah antisipatif, masyarakat diimbau menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan, menyimpan struk pembelian BBM, dan segera menghentikan pemakaian kendaraan bila muncul gejala tidak normal. Pertamina berjanji akan menindaklanjuti setiap laporan hingga tuntas.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.