Tiga Juru Parkir Liar di Depok Diciduk Polisi dalam Operasi Brantas Jaya 2025

banner 468x60

RADAR JAKARTA|Depok — Aksi preman berkedok juru parkir yang bikin resah warga akhirnya dibekuk!

Tiga juru parkir liar yang kerap meresahkan warga Depok akhirnya ditangkap oleh tim Satreskrim Polsek Pancoran Mas dalam operasi khusus bertajuk Brantas Jaya 2025. Aksi penertiban ini dilakukan demi menumpas praktik premanisme yang merajalela di kawasan minimarket dan jalanan Kota Depok.

Kapolsek Pancoran Mas, AKP Hartono, mengonfirmasi bahwa tiga orang berhasil diamankan setelah pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan aksi juru parkir ilegal tersebut.

“Selama 15 hari Operasi Brantas Jaya digelar, mulai 9 hingga 23 Mei 2025, kami sudah mengamankan tiga pelaku premanisme yang menyamar sebagai juru parkir,” ujar AKP Hartono di Mapolsek Pancoran Mas, didampingi Humas Polsek, Aipda Arifin.

Ketiga pelaku, berinisial M, TS, dan IS, ditangkap saat beraksi di sepanjang Jalan Raya Sawangan, wilayah Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Penangkapan dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim, Iptu Tulus, yang menyisir lokasi rawan premanisme.

“Mereka kini kami amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Kami ingin wilayah kami bersih dari aksi premanisme yang merugikan masyarakat,” tegas Hartono.

Operasi Brantas Jaya 2025 ini merupakan bagian dari strategi besar Polsek Pancoran Mas untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh warga.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak takut melapor. Setiap tindakan yang meresahkan, sekecil apa pun, akan kami tindaklanjuti dengan serius,” tambah Hartono.

Aksi cepat dan tegas aparat ini menuai pujian dari warga. Banyak yang berharap operasi seperti ini terus dilakukan agar Depok benar-benar bersih dari aksi-aksi premanisme yang berkedok jasa parkir. | Aji*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.