Gawat! 3 Prajurit TNI Ditangkap Polisi Malaysia, Pangdam Bereaksi..

banner 468x60

Pangdam XII/Tanjung Pura Mayjen TNI Iwan Setiawan

Radarjakarta.id | KAPUAS HULU – Isu tak mengenakan terjadi di tubuh Tentara Nasional Indonesia atau TNI, dikabarkan 3 anggota TNI yang bertugas di wilayah Perbatasan Indonesia-Malaysia dalam satuan tugas pengaman perbatasan dari Batalyon Brajamusti diamankan oleh Pasukan Tempur PDRM-PGA (Pasukan Gerakan Am) di Wilayah Batu Kaya Lubok Antu Serawak Malaysia, Minggu dini hari (28/1/2024), Pukul 02.00 WIB.

Prajurit TNI tersebut bertugas di wilayah Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu. Mereka diamankan saat berbelanja kebutuhan di wilayah Batu Kaya Lubok Antu Serawak pada 28 Januari 2024.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menanggapi kejadian penangkapan tiga prajurit Satgas Pamtas TNI AD itu, Pangdam XII/Tanjung Pura Mayjen TNI Iwan Setiawan, membenarkan kejadian tersebut. Dikatakannya, tiga prajurit tersebut diamankan oleh PDRM saat berbelanja untuk kebutuhan pos di Batu Kaya, Lubok Antu, Serawak pada tanggal 28 Januari 2024 lalu.

“Mereka sudah izin Dansatgas untuk membeli kebutuhan pos di Lubuk Antu. Kemudian berangkat menuju Lubok Antu dengan dijemput oleh penjual langganan pos,”ujar Iwan kepada wartawan, Selasa (30/1/2024).

“Dijemput dengan mobil sipil dari toko itu bukan kendaraan dinas. Pada saat perjalanan ada patroli dari PGA. Dihentikanlah,” Sambungnya.

Selanjutnya Iwan menegaskan, masyarakat sipil yang membawa anggota tersebut lari karena ketakutan. Sedangkan anggota Satgas dengan biasa dan tertib mengikuti prosedur saat dilakukan pemeriksaan oleh personel kepolisian negara tetangga. Akhirnya mereka diamankan sama PGA untuk dimintai keterangan.

“Kemudian memang anggota membawa 8 tabung gas yang 14 Kg untuk rencana kebutuhan pos. Jadi kalau misalkan diberitakan ada indikasi membawa beras sekian banyak ada bawa bungkusan seperti narkoba itu tidak ada. Tidak ada itu hoaks. Saya yakinkan itu tidak ada,” tegasnya.

Sebelum, Viral di media sosial penangkapan oleh Polis PGA (Pasukan Gerakan Am) dan Polis Lubuk Antu, Oknum Satgas Pamtas 10/Brajamusti sudah ditegur karena sering kali mengambil barang Sembako dan produk lainnya menggunakan Truck Dinas Pamtas, dengan alasan untuk Logistik dapur tiap-tiap Pos, dan jalur yang digunakan yaitu Jalur Resmi PLBN Badau, Namun teguran tersebut tidak diindahkan oleh oknum Satgas Pamtas.

Pada saat penangkapan terhadap Oknum Satgas Pamtas 10/Brajamusti Pos Kotis tersebut, berjumlah 4 (empat) Orang, sedangkan 1 (satu) Orang lainnya berhasil melarikan diri, sehingga yang dapat diamankan oleh Polis PGA (Pasukan Gerakan Am) hanya berjumlah 3 (tiga) Orang. | Eka*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.