“Jadi menghadap lah saya ke dinas, pulang dari dinas, kami mendapatkan surat panggilan.”
“Sejak saat itu siapa pun guru yang mendekati kami juga mendapatkan surat panggilan,” ucapnya.
Karena beberapa guru ingin mengajukan pindah dan menghadap ke dinas, kepsek tersebut menganggap para guru melakukan pemberontakan.
“Karena kami sudah tidak tahan dikatakan guru pemberontak, siswa buangan, guru buangan.”
“Sakit hati saya murid saya dibilang siswa buangan.”
“Makanya kalau ini tidak diturunkan juga kepseknya, saya pribadi siap pensiun dini,” jelasnya.
Poni juga menyebut bahwa gaji para guru ditahan kepala sekolah.
Hal ini karena kepsek belum memberikan tanda tangan di surat amprah untuk pencairan gaji.
“Bukan hanya gaji kami, tapi beberapa uang tunjangan seperti uang makan saya sudah beberapa bulan tidak dibayarkan,” terangnya sambil menangis.
Gaji ditahan
Poni juga menyebut bahwa gaji para guru ditahan kepala sekolah.











