Foden Selamatkan City! Leeds Hampir Bikin Kejutan Besar

banner 468x60

SPORT, Radarjakarta.id — Manchester City kembali menunjukkan DNA juara setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Leeds United di Etihad, Sabtu malam, 29 November 2025 di Etihad Stadium, Manchester, Inggris. Pertandingan baru berjalan 59 detik ketika Phil Foden membuka skor lewat sepakan first-time keras yang lebih dulu membentur mistar sebelum melewati garis gawang. Gol itu tercatat sebagai gol tercepat Premier League musim ini dan sekaligus menyalip rekor legenda Manchester United, David Beckham, dengan total 63 gol di liga.

Dominasi City berlanjut, dan pada menit ke-25, sundulan akurat Josko Gvardiol dari skema sepak pojok menambah keunggulan menjadi 2-0. Leeds terlihat frustrasi dan kesulitan keluar dari tekanan intens pasukan Pep Guardiola. Lucas Perri menjadi pemain Leeds paling sibuk di lapangan karena serangan City datang bertubi-tubi dari Bernardo Silva, Matheus Nunes, dan Jeremy Doku.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Namun, momentum berubah drastis di babak kedua. Dominic Calvert-Lewin yang direkrut gratis dari Everton membangkitkan harapan Leeds dengan gol cepat di menit ke-49 setelah kesalahan koordinasi lini belakang City. Drama makin panas ketika Gvardiol dianggap melanggar Calvert-Lewin di kotak penalti, dan setelah tinjauan VAR, penalti diberikan. Lukas Nmecha sempat gagal, tapi langsung menyambar bola rebound untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Etihad sempat terdiam. Para pendukung City tampak gelisah, sementara kubu Leeds mulai percaya bahwa keajaiban sedang terjadi. Media Inggris seperti The Guardian menyebut momen ini sebagai “turning point paling mengejutkan City musim ini”, sementara Reuters menilai City kehilangan kendali setelah unggul dua gol.

Namun, di saat publik bersiap menerima hasil imbang, Phil Foden kembali muncul sebagai penyelamat. Pada masa tambahan waktu menit 90+1, ia memanfaatkan operan matang dari Rayan Cherki dan melepas tembakan presisi rendah yang tak mampu dihentikan Lucas Perri. Gol tersebut membalik emosi pertandingan sekaligus memastikan brace bagi Foden dan poin penuh untuk City.

Hingga peluit akhir dibunyikan, Leeds tetap mencoba menekan, tetapi pertahanan City kali ini disiplin hingga detik terakhir. Guardiola menegaskan kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, melainkan sinyal mentalitas juara dalam perburuan gelar musim ini. Sementara Daniel Farke, pelatih Leeds, menyebut kekalahan ini sebagai “sakit tapi membuktikan Leeds bisa bersaing dengan tim besar.”

Kemenangan ini menandai kebangkitan City setelah hasil inkonsisten dalam dua laga terakhir. Di sisi lain, Leeds pulang dengan kepala tegak gagal mencuri poin, tapi berhasil menunjukkan bahwa mereka bukan lagi tim yang mudah dipermalukan.**”

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.