Sebelumnya, di tengah sambutan Ketua Pelaksana Raker XVG, Jeffry Waworuntu, video call dari Calon Presiden Ganjar Pranowo masuk.
“Saya doakan sehat semuanya, tetap semangat. Saya doakan tetap kreatif dan Extravaganjar betul-betul memberi Ruang inspirasi, ” ucap Ganjar Pranowo, mengawali komunikasinya.
Menurut Calon Presiden ke-8 tersebut, bahwa ngomong politik adalah ngomong tentang kegembiraan, tentang seni, tentang nasib seniman, dan nasib para kreator yang banyak sekali talentanya yang sudah diterima oleh masyarakat.
“Anak muda sering bertanya pak kami takut dengan masa depan kami, karena robot-robot akan menggantikan kami. Eh, nggak jangan lupa robot itu yang membuat kita. Artinya kita tidak boleh kalah sama robot. Makanya kita harus lebih banyak berkreasi dan lebih banyak berinovasi lagi,” jelas Ganjar Pranowo penuh antusias, disambut tepuk tangan peserta Raker XVG.
Diakhir sambutannya melalui video call yang direfleksikan di layar LED, Ganjar menegaskan bahwa, para kreator anak muda dari UMKM yang telah diakui dunia, kelak akan jadikan diplomatnya Indonesia untuk industri kreatif.
Acara Raker XVG juga menghadirkan Candra Darusman dan Once Mekel dalam sebuah talk show membahas ekonomi kreatif, yang dipandu oleh Stella Maukar dan Ray.
“Indonesia memiliki banyak sumber daya dan talenta dalam bidang ekonomi kreatif, tapi sumber daya HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) masih perlu ditingkatkan,” terang Candra Darusman, Ketua Federasi Serikat Musisi Indonesia periode 2020-2023.
Candra Darusman mengisahkan pengalamannya selama 18 tahun bekerja di salah satu lembaga PBB, dan melihat berbagai perkembangan industri kreatif di dunia.
“Saya melihat banyak negara maju karena mengandalkan hak kekayaan intelektual. Seperti Jepang dan Korea,” ungkap Candra, sembari menambahkan bahkan roda kendaraan HAKI adalah inovasi (teknologi) dan kreatifitas (seni).
Rapat Kerja XVG semakin menghangat ketika Dewan Penasehat XVG, Adian Napitupulu, menyampaikan sambutannya dengan cara dan gaya khasnya. Ia turun dari atas panggung, lalu turun berjalan mendekati peserta rapat.
“Waktu kita sangat pendek, tinggal seratus sembilan hari tidur dan seratus sembilan hari bangun,” tukas Adian, mengawali sambutannya yang penuh canda sekaligus curhat tentang kondisi politik hari ini, yang membuatnya setiap hari harus turun ke bawah, bertemu rakyat demi kemenangan Ganjar-Mahfud.
Diakhir sambutannya, setelah melakukan zoom meeting dengan relawan dari Majalengka, Adian mengusulkan agar Once Mekel dan Adi Adrian, untuk terus turun ke jalan, bertemu masyarakat sambil ngamen seperti Program XVG Nongkrong yang sudah pernah dilaksanakan.
“Kalau bisa Once Mekel ngamen di atas bus, Adi ngamen di lampu merah, untuk memperjuangkan kemenangan Ganjar-Mahfud,” tandas Adian menutup sambutannya.
Acara yang berlangsung sejak pukul 2 siang dan berakhir hingga menjelang Magrib, ditutup dengan penampilan pemungkas dari kolaborasi para musisi handal; Jon Angels (Vocal), Vona (Vocal) Rere (Drum), Cyntia (Bass), Aries Ramadhan (Gitar) dan Mahir (Gitar).
Sejumlah lagu, mulai dari pop, rock hingga dangdut pun membuat suasana menjadi ruang gembira. Melengkapi rasa syukur atas hajatan Rakyat Kerja yang berjalan lancar dan berakhir sukses. | Eka*










