Drone Iran Hantam Basis Rahasia Israel di Tel Aviv

banner 468x60

TIMUR TENGAH, Radarjakarta.id – Ketegangan di Timur Tengah memasuki fase paling panas. Militer Iran secara terbuka mengumumkan serangan besar-besaran menggunakan drone tempur yang menargetkan sejumlah fasilitas militer paling sensitif milik Israel pada Kamis (12/3/2026). Serangan ini disebut sebagai bagian dari eskalasi terbaru dalam konflik terbuka antara Teheran dengan Israel dan Amerika Serikat.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim salah satu target utama mereka berhasil dihantam. Menara pengawas di Pangkalan Udara Palmachim, instalasi strategis di dekat Tel Aviv, dilaporkan terkena serangan drone tempur Iran. Pangkalan tersebut selama ini dikenal sebagai pusat penting militer Israel, digunakan untuk peluncuran satelit, pengujian rudal, hingga operasi sistem pertahanan udara David’s Sling serta unit drone Hermes 900.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Tak berhenti di situ, serangan udara Iran juga diarahkan ke Pangkalan Udara Ovda di selatan Israel. Fasilitas ini dikenal sebagai pusat pelatihan penting Angkatan Udara Israel dan sebelumnya pernah menjadi lokasi penempatan pesawat tempur milik Amerika Serikat.

Target lain yang disebut paling sensitif adalah markas besar badan keamanan domestik Israel, Shin Bet. Lembaga intelijen ini memiliki peran vital dalam mengelola operasi keamanan internal, perlindungan pejabat tinggi negara, hingga pengawasan infrastruktur strategis di wilayah Israel.

Serangan tersebut merupakan bagian dari gelombang terbaru Operasi “Janji Setia 4” yang diluncurkan Iran. Dalam gelombang ke-40 operasi tersebut, IRGC mengerahkan berbagai jenis rudal balistik jarak jauh seperti Qadr, Emad, Kheibar-Shekan, hingga rudal hipersonik Fattah yang diarahkan ke puluhan sasaran strategis di Tel Aviv, Yerusalem, dan Haifa.

Operasi ini juga disebut melibatkan koordinasi langsung dengan kelompok Hizbullah di Lebanon. Dalam waktu hampir bersamaan, Hizbullah menembakkan lebih dari seratus roket ke wilayah utara Israel, meningkatkan intensitas serangan lintas perbatasan secara drastis.

Media Israel melaporkan sirene peringatan serangan rudal terus meraung di berbagai kota besar. Ledakan terdengar di sejumlah wilayah saat sistem pertahanan udara Israel berupaya mencegat proyektil yang datang. Warga di Tel Aviv, Yerusalem, hingga wilayah utara dekat perbatasan Lebanon dilaporkan bergegas menuju bunker perlindungan.

Pemerintah Israel belum memberikan komentar resmi terkait klaim serangan drone Iran terhadap tiga fasilitas sensitif tersebut. Namun militer Israel sebelumnya menyatakan telah mendeteksi beberapa rudal yang diluncurkan dari arah Iran.

Konflik yang pecah sejak akhir Februari itu kini memasuki pekan ketiga dan menunjukkan tanda-tanda eskalasi yang semakin berbahaya. Menurut pejabat Israel, sedikitnya 13 orang tewas dan hampir 2.000 lainnya terluka sejak pertempuran dimulai.

Di sisi lain, Iran juga mengklaim mengalami kerusakan besar akibat serangan udara Amerika Serikat dan Israel. Wakil Menteri Kesehatan Iran melaporkan ribuan korban jiwa dan puluhan fasilitas kesehatan rusak akibat pemboman yang disebut menghantam kawasan sipil.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan negaranya tetap membuka pintu perdamaian, tetapi menegaskan konflik hanya bisa dihentikan jika hak-hak Iran diakui. Ia juga menyampaikan tiga syarat utama untuk menghentikan perang, termasuk pengakuan hak Iran, pembayaran ganti rugi, serta jaminan internasional agar serangan serupa tidak terulang.

Sementara itu, militer Iran juga memperingatkan bahwa jalur pelayaran strategis Selat Hormuz berada di bawah kendali penuh mereka. Pernyataan tersebut menjadi sinyal keras bagi Amerika Serikat dan sekutunya bahwa ketegangan di kawasan tidak hanya terjadi di darat dan udara, tetapi juga berpotensi meluas ke jalur perdagangan energi dunia.

Dengan saling balas serangan yang terus meningkat, banyak analis menilai konflik Iran-Israel kini berada di titik paling berbahaya dalam beberapa dekade terakhir. Upaya diplomasi internasional masih terus berlangsung, namun hingga kini belum ada tanda-tanda perang akan segera mereda.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.