BANDUNG, Radarjakarta.id – Ribuan bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) harus menelan pil pahit. Persib Bandung yang sudah di ambang kemenangan justru dipaksa berbagi poin setelah Lion City Sailors mencetak gol penyeimbang di menit 90+2 pada laga perdana Grup G AFC Champions League Two 2025/2026, Kamis (18/9/2025).
Laga ini sejatinya berjalan sempurna bagi Maung Bandung. Sejak menit pertama, pasukan Bojan Hodak tampil agresif, mendominasi lini tengah, dan menciptakan peluang emas. Tendangan keras Uilliam Barros (19’) dan Eliano Reijnders (23’) nyaris membuka skor lebih dulu, tapi rapatnya pertahanan Sailors dan ketangguhan kiper Ivan Susak membuat Persib frustrasi.
Petaka terjadi di menit 44. Kapten Marc Klok harus ditarik keluar karena benturan keras, digantikan Thom Haye. Meski begitu, semangat Persib tak surut.
Awal babak kedua jadi klimaks. Saddil Ramdani sukses meledakkan GBLA lewat gol briliannya di menit 47. Tembakannya mendatar tak mampu dibendung Susak, membuat stadion bergemuruh. Bobotoh pun percaya kemenangan sudah di tangan.
Namun, mimpi itu hancur lebur di ujung laga. Saat pertandingan tinggal hitungan detik, Sailors melakukan serangan balik mematikan. Maxime Lestienne melepaskan umpan silang, dan Lennart Thy menanduk bola telak ke gawang Teja Paku Alam di menit 90+2. Gol ini membungkam seisi stadion.
Skor berakhir 1-1, dan rasa kecewa menyelimuti bobotoh. Persib yang tampil mendominasi justru kehilangan dua poin krusial di kandang sendiri. Lion City Sailors pun berhasil mencuri satu angka berharga dari Bandung.
Hodak mengakui hasil ini menjadi alarm keras. Persib harus lebih tajam memanfaatkan peluang dan menjaga konsentrasi hingga detik terakhir. “Kami seharusnya bisa mengakhiri pertandingan lebih awal,” ujar sang pelatih dengan wajah muram.
Pertandingan ini jadi bukti: di sepak bola, lengah satu detik saja bisa menghancurkan segalanya.****
Drama GBLA! Persib Bandung Dipaksa Gigit Jari Gara-Gara Gol di Menit 90+2










