DPR RI Sebut Program MBG Bisa Tuntaskan Stunting

banner 468x60

RADAR JAKARTA | Depok – Anggota Komisi IX Daerah Pemilihan Depok-Bekasi Ir Nuroji bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi program Makan Bergizi Gratis.

Kegiatan dilaksanakan di Sekolah Harapan Massa di Kecamatan Beji Kota Depok yang dihadiri oleh sekitar 300 peserta terdiri dari berbagai profesi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ir Nuroji yang juga politisi Partai Gerindra dalam penyampaiannya mengatakan program MBG menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui asupan gizi yang tercukupi.

“Kami menyampaikan maksud dan tujuan dari program baru ini dalam meningkatkan asupan gizi bagi masyarakat,”katanya.

Tujuan utama dari Program MBG adalah meningkatkan kecukupan dan keseimbangan gizi, tidak hanya untuk peserta didik, tetapi juga untuk kelompok lain seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Program MBG akan menyediakan makanan yang sudah mengikuti standar gizi yang ditetapkan, termasuk kebutuhan akan protein, vitamin, mineral, dan energi yang mencukupi.

“Kami mengingatkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan program ini.Semoga program ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi juga mendorong perubahan dalam pola konsumsi masyarakat yang lebih sehat,”katanya.

Ia juga menegaskan bahwa program ini tidak sekadar menyediakan makanan bergizi, melainkan juga berperan dalam membuka peluang kerja bagi masyarakat di sekitar area Dapur atau SPPG.

Tenaga Ahli Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional Dedi Suprijadi

mengatakan secara menyeluruh mengenai program MBG akan menyasar kepada empat kelompok penerima manfaat yang meliputi balita, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakilnya Gibran Rakabuming Raka.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan gizi masyarakat terutama anak dan ibu, serta mengurangi angka stunting dan malnutris.

Dia mengatakan pemerintah daerah setempat juga berkomitmen mendukung program ini, di antaranya melalui penyediaan lahan serta mendorong partisipasi masyarakat dalam Pembangunan

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau (SPPG)

Setiap dapur MBG akan dikelola oleh seorang Kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional dengan dibantu oleh ahli gizi, akuntan, serta 45 hingga 46 petugas yang bertugas memasak dan mendistribusikan makanan bergizi kepada penerima manfaat.

“Program MBG diharapkan dapat membawa dampak nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mempercepat penurunan angka stunting di Depok,”katanya.

Sementara itu Rakha Pratama pengelola dapur Makan Bergizi Gratis di Tapos Kota Depok menambahkan di Kota Depok saat ini terdapat sekitar 15

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.

Enam di Kecamatan Tapos, Satu Cilodong, Tiga Cimanggis, Satu Cinere, Dua Sawangan, Satu Sukamaju Baru, dan Satu di Bojongsari.

Sementara untuk Kecamatan Beji belum terdapat SPPG.

Dia menambahkan ada pekerja teknis ada 47 orang yang 98 persennya merupakan warga sekitar Tapos dan tiga orang pegawai BGN.

Dengan totalnya ada 50 orang yang bekerja di SPPG.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.