Radarjakarta.id | DEPOK – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Depok melalui bidang Keuangan dan perbankan mendorong pelaku UMKM maupun pengusaha pemula untuk naik kelas.
Hal itu dibuktikan BPC HIPMI Kota Depok dengan terselenggaranya talkshow Financehack 2024 bertemakan “Strategic Financing for Scale Up Business” berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Universitas Indonesia (UI) di Auditorium Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) UI,.
Dalam talkshow itu, BPC HIPMI Kota Depok mendatangkan sejumlah narasumber seperti Grup CEO Baba Rafi Enterprise Hendy Setiono, Analis Perdagangan Ahli Madya (Fungsional Tertentu) Direktorat Pengembangan Ekspor Produk Primer, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Singgih Sugiyanto, S.Kom., MBA., hingga Assistant Vice President Bank Mandri Maya Rosalina.
Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPC HIPMI Kota Depok, Suci Mila Ramadhani mengatakan, talkshow itu merupakan program kerja bidangnya yang ditujukan untuk mengingkatkan strategi bisnis bagi pelaku UMKM.
“Harapannya, bagaimana ketika selesainya acara ini diharapkan para UMKM, para pebisnis pemula, mereka bisa mengetahui apa sih yang menjadi pembiayaan strategis untuk scale up bisnisnya masing masing, untuk menaikkan strategi bisnis mereka, itu sih harapannya setelah acara ini,”katanya.
Talkshow itu juga ditujukan agar pengusaha muda maupun pelaku UMKM dapat mengembangkan usaha mereka.
Setidaknya, terdapat 220 peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Tujuannya itu memberi edukasi kepada para UMKM, pengusaha muda, pengusaha pemula, kemudian mungkin mahasiswa yang sudah punya usaha, supaya mereka mengetahui apa sih pembiayaan strategis untuk scale up bisnisnya,” tuturnya.
BPC HIPMI Kota Depok melalui bidangnya akan menggelar sekolah pasar modal di tahun depan.
Kegiatan itu merupakan kelanjutan dari Financehack 2024 yang akan membedah seputar dunia pasar modal.
“Untuk kedepannya dari Bidang Keuangan dan Perbankan BPC HIPMI Kota Depok kita akan membuat sekolah pasar modal, karena ini memang bidangnya keuangan dan perbankan. Di mana, supaya para pengusaha juga tahu tentang ilmu di dalam dunia pasar modal,”katanya.
Narasumber talkshow Financehack 2024, Hendy Setiono turut membagikan kisah perjalanan bisnis kebabnya yang dimulai dari nol pada Tahun 2003.
Saat ini, bisnis tersebut tetap bertahan diterpa berbagai tantangan, bahkan berkembang hingga ke mancanegara.
“Jadi, hari ini saya baru aja selesai mengisi acara yang diselenggarakan BPC HIPMI Kota Depok, temanya tentang Financehack 2024 terutama penting sekali buat UMKM naik kelas, atau scale up bisinisnya,” tuturnya.
Hendy Setiono menuturkan, bisnis kebab yang dirintisnya telah bertahan selama 2 dekade, termasuk melewati tantangan pandemi Covid 19.
Hal itu tidak terlepas dari kesempatan dan kemampuan untuk mengembangkan bisnisnya.
“Sehingga, penting sekali kita sebagai pengusaha muda memiliki jejaring, dan sinergis untuk bisa sama sama memberi manfaat seluas luasnya, terutama dalam penciptaan lapangan kerja,” katanya.
Selanjutnya, Hendy Setiono mengapresiasi BPC HIPMI Kota Depok melalui bidang keuangan dan perbankan yang telah menggelar talkshow tersebut.
Dia menilai, kegiatan itu sangat bermanfaatbagi pelaku UMKM hingga pengusaha pemula.
“Jadi tidak ada yang sukses sendiri, jadi perlu berkolaborasi, dan untuk itu pesan juga untuk generasi muda yang lain, kalau mau sukses dan berhasil ya memperbanyak silaturahmi, memperbanyak networking, Insya Allah ada pintu rezeki yang terbuka,” katanya.











