DEPOK, Radarjakarta.id – Dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangan Sedunia (Global Handwashing Day) yang jatuh pada 15 Oktober, Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok menyampaikan himbauan keras kepada seluruh masyarakat Kota Depok untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya Cuci
Ketua DKR Kota Depok, Roy Pangharapan, menegaskan bahwa kebiasaan sederhana mencuci tangan adalah benteng pertama pertahanan kesehatan rakyat.
“Kesehatan dimulai dari tangan yang bersih, jangan anggap sepele. Satu tangan yang kotor bisa membawa penyakit keseluruh keluarga dan tetangga,” katanya.
Menurut DKR Kota Depok, tangan adalah media paling cepat penularan kuman, bakteri dan virus.
Bahaya jika tidak mencuci tangan,
Kuman menempel hingga berjam-jam di tangan dan pindah ke makanan, mulut, mata dan hidung.
Menjadi sumber penularan penyakit di lingkungan keluarga, sekolah, dan tempat kerja.
Meningkatkan risiko wabah penyakit di lingkungan padat penduduk.
DKR Kota Depok mencatat setidaknya 7 penyakit utama yang sering menyerang warga akibat lalai cuci tangan seperti diare.
Penyebab kematian balita nomor 2 di Indonesia. 50% kasus diare dapat dicegah dengan CTPS.
Penyakit lainnya, Infeksi Saluran Pernapasan Akut)– Termasuk flu, batuk pilek, pneumonia.
Cacingan, telur cacing dari tanah/kotoran masuk melalui tangan yang kotor.
Hepatitis A, Infeksi hati akibat virus yang menyebar lewat makanan terkontaminasi.
Penyakit Tipus atau Demam Tifoid,– Bakteri Salmonella dari makanan/minuman yang terkontaminasi tangan kotor.
Penyakit infeksi kulit mata seperti kudis, bisul dan sakit mata merah.
Dan penyakit covid 19, dan penyakit lainnya, virus mudah menular melalui kontak tangan.
“Kami DKR Kota Depok menghimbau kepada seluruh masyarakat agar bergotong royong jaga lingkungan masing-masing, mulai dari cuci tangan,”katanya.
Cuci tangan pakai sabun di 5 waktu penting, sebelum makan, sesudah BAB, sebelum menyusui/menyiapkan makanan, sesudah beraktivitas, sesudah memegang hewan/sampah.
Gunakan air mengalir dan sabun minimal 20 detik, Orang tua agar mengajarkan anak sejak dini kebiasaan CTPS.
Sekolah, Masjid, Posyandu, dan tempat umum wajib sediakan sarana cuci tangan
Dan kepada RT/RW agar menggalakkan kembali Gerakan Masyarakat Hidup Sehat.
“Kami DKR Kota Depok siap bersinergi dengan Posyandu ,Puskesmas, Dinas Kesehatan, dan seluruh kader kesehatan di 11 Kecamatan untuk melakukan sosialisasi CTPS,” tegasnya.










