JAKARTA, Radarjakarta.id — Pedangdut Dewi Perssik kembali menjadi sasaran fitnah setelah sebuah video viral menuduh dirinya mengusir Irish Bella dan suaminya dari program Pagi-Pagi Ambyar. Dalam siaran langsung, Dewi membantah keras tudingan tersebut dan menegaskan tidak pernah memperlakukan buruk tamu mana pun. “Tamu selalu kami hormati, tidak ada itu Dewi Perssik mengusir bintang tamu,” tegasnya.
Dewi Perssik bahkan memperingatkan konten kreator yang membuat narasi palsu itu. Ia menyebut dirinya sangat mampu melacak pelaku penyebar fitnah tersebut. “Kalau saya cari kamu itu gampang banget. Mau saya lapor polisi juga bisa,” ujarnya dengan nada tinggi. Ia menilai tindakan itu dilakukan demi mengejar viewer, meski harus menjatuhkan nama orang lain.
Host Pagi-Pagi Ambyar, Caren Delano dan Rian Ibram, turut meluruskan isu tersebut. Mereka menegaskan Irish Bella memang pernah hadir sebagai bintang tamu, namun tidak pernah datang bersama suaminya. Konten hoaks itu bahkan mencatut wajah para host dalam video yang direkayasa. “Irish Bella belum pernah datang dengan suami, dan muka kita pun gak ada di video itu,” kata Rian.
Dewi Perssik mengaku telah mengumpulkan bukti kuat untuk membawa kasus ini ke jalur hukum. Ia menyebut beberapa akun terlibat secara serempak menyebarkan informasi palsu. “Ada banyak akun yang kompak. Semua sudah aku kasih ke pengacara,” ungkapnya. Ia menilai penyebaran hoaks semakin sulit dikendalikan karena banyak akun anonim bermunculan.
Meski demikian, Dewi mengaku tidak bisa membungkam setiap akun yang membuat komentar maupun fitnah. Ia menilai sebagian warganet terlalu mudah percaya pada informasi palsu tanpa memeriksa kebenarannya. “SDM netizen masih kurang. Mereka gampang banget percaya dan ngata-ngatain saya,” katanya. Meski geram, ia menyebut hujatan itu justru menjadi penghapus dosa baginya.
Dewi menegaskan akan memantau perkembangan penyebaran informasi palsu itu sebelum mengambil langkah hukum akhir. Ia memastikan tindakan hukum akan ditempuh bila akun-akun tersebut masih mengulang penyebaran fitnah. “Kita lihat dulu apakah akun yang sama masih menyebarkan hoaks,” ujarnya.
Fenomena hoaks yang menyeret nama Dewi Perssik kembali menegaskan betapa mudahnya informasi palsu dipercaya masyarakat. Rian Ibram menutup dengan peringatan keras kepada publik agar tidak menelan bulat-bulat konten viral. “Ini bisa jadi berita apa pun orang percaya, padahal tidak benar,” tutupnya.***











