Dicari “Entong Neng” Kota Depok 2025: Misi Menjaga Warisan Budaya dari Generasi ke Generasi

banner 468x60

DEPOK, Radarjakarta.id  – Di tengah derasnya arus globalisasi, sebuah gerakan budaya lahir dari Kota Depok. Yayasan Clarinta Elata Internasional resmi meluncurkan program “Entong Neng Kota Depok 2025”, sebuah ajang pencarian generasi muda yang siap menjadi wajah sekaligus duta budaya kota belimbing ini.

Vinny Gemilia Wahyu, pimpinan yayasan, menegaskan bahwa Depok bukan sekadar kota penyangga Jakarta. Depok memiliki kekayaan seni dan tradisi yang panjang: mulai dari tari-tarian khas, lantunan gamelan, pencak silat, hingga lahirnya Batik Depok yang memadukan flora, fauna, bangunan tua, dan simbol-simbol kehidupan masyarakat setempat.

“Sayangnya, banyak anak muda Depok yang belum mengenal budaya daerahnya sendiri. Ada yang asing dengan tari khas Depok, tak tahu tentang gamelan, bahkan belum pernah mendengar filosofi Batik Depok. Dari keprihatinan inilah, kami menghadirkan program Entong Neng Kota Depok 2025,” ujar Vinny dengan nada tegas.

Ajang Edukatif dan Inspiratif

Program ini dirancang khusus untuk anak-anak dan remaja usia 8–16 tahun, mulai dari jenjang SD hingga SMA. Bukan sekadar kompetisi, kegiatan ini diposisikan sebagai ruang edukasi kreatif yang memperkenalkan sejarah, seni, kuliner, hingga pariwisata Depok dalam format yang interaktif dan menyenangkan.

Audisi akan digelar pada 24 Agustus 2025, dan dari situ akan dipilih 10 pasang finalis untuk dua kategori:

Kategori A: usia 9–12 tahun
Kategori B: usia 13–16 tahun

Mereka akan tampil bukan hanya sebagai peserta lomba, tetapi juga calon duta budaya Kota Depok.

Generasi Muda, Wajah Depok Masa Depan

Dengan tema “Generasi Muda Depok Bangga Berbudaya, Siap Berkarya”, program ini mengusung misi besar: membangkitkan kesadaran generasi muda akan jati diri kotanya, menemukan bakat-bakat seni budaya, serta mempromosikan Depok sebagai destinasi wisata budaya yang tak kalah menarik.

Vinny menyebut kegiatan ini tak akan berjalan sendiri. Yayasan Clarinta Elata Internasional menggandeng berbagai komunitas budaya, lembaga pendidikan, pemerintah daerah, hingga para pegiat seni lokal. Sinergi ini diyakini mampu melahirkan generasi Depok yang berkarakter, berwawasan budaya, dan siap menjadi agen perubahan.

“Kami ingin anak-anak Depok tumbuh menjadi generasi yang unggul, berakhlak mulia, dan cinta budayanya. Mereka kelak yang akan membawa Depok bukan hanya dikenal karena urbanisasinya, tetapi juga karena budayanya yang kaya dan berkarakter,” tambah Vinny.

Bukan Sekadar Lomba

Lebih dari sekadar ajang mencari pemenang, Entong Neng Kota Depok 2025 adalah panggung pembuktian bahwa budaya lokal bisa hidup berdampingan dengan modernitas. Program ini diharapkan mampu menyalakan kembali kebanggaan anak muda terhadap identitas daerahnya, sekaligus menempatkan Depok di peta budaya Jawa Barat dan Indonesia.|Aji*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.