DEPOK, Radarjakarta.id – Sejak pagi, langit di atas Jl. Bojong Lio RT 03/28, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, tampak mendung. Namun cuaca tak menyurutkan semangat personel yang berjibaku di sepanjang jalan tersebut. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0508/Depok terus menghadirkan harapan baru bagi warga.
Memasuki H+8 pelaksanaan TMMD, pembangunan drainase sepanjang 200 meter dengan U-Ditch ukuran 30 x 40 cm telah mencapai progres 35,90 persen. Pemasangan dilakukan bertahap dan presisi agar aliran air berjalan optimal serta konstruksi lebih kuat dan tahan lama.
Bagi warga Sukamaju, pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik. Setiap musim hujan, genangan kerap mengganggu aktivitas dan memicu kekhawatiran akan banjir serta penyakit. Kini, deru pekerjaan dan kebersamaan di lapangan menjadi tanda perubahan yang nyata.
Sebanyak 115 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, perangkat kelurahan, hingga masyarakat setempat bekerja bahu-membahu. Kolaborasi itu menjadi cerminan semangat gotong royong yang menjadi ruh TMMD.
Danki Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0508/Depok, Kapten Kav Irwanto Sidauruk, menegaskan bahwa pembangunan drainase ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Drainase ini bukan hanya soal beton dan saluran air, tetapi tentang kenyamanan dan kesehatan warga. Kami ingin memastikan saat musim hujan tiba, masyarakat tidak lagi dihantui genangan atau banjir,” ujarnya di sela peninjauan lokasi, Rabu (18/2).
Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung pengerjaan di lapangan. Menurutnya, kebersamaan antara prajurit dan warga menjadi kekuatan utama dalam mempercepat progres pekerjaan.
“Semangat gotong royong yang kami rasakan di sini luar biasa. Ini bukti bahwa TNI hadir bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian,” tambahnya.
Hingga sore hari, situasi di lokasi tetap aman dan terkendali. Drainase yang tengah disusun perlahan menjadi simbol harapan baru bagi warga Sukamaju—agar setiap hujan yang turun tak lagi membawa cemas, melainkan mengalir tenang melalui saluran yang kini dibangun bersama.











