JAKARTA, Radarjakarta.id — Penyanyi dangdut nasional Dewi Perssik memastikan tetap menjalani aktivitas panggung dan pekerjaan profesionalnya selama bulan suci Ramadan 2026. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen menjaga produktivitas sekaligus memperluas kesempatan berbagi di bulan penuh berkah.
Ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Senin (16/2/2026), perempuan yang akrab disapa Depe itu menegaskan bahwa ia tidak mengambil cuti panjang selama Ramadan.
“Insyaallah tetap kerja. Karena dengan bekerja saya bisa terus berbagi,” ujarnya.
Menurut Depe, aktivitas profesional tidak bertentangan dengan semangat Ramadan selama tetap disesuaikan dengan suasana dan norma yang berlaku. Ia menyatakan siap menampilkan konsep pertunjukan yang lebih religius dan santun, termasuk membawakan lagu-lagu bernuansa nasyid maupun qasidah apabila dibutuhkan.
“Kalau memang acaranya bernuansa religi, tentu bisa disesuaikan. Ramadan itu soal menjaga sikap dan niat,” katanya.
Sambut Kepulangan Putra dari Akademi Militer
Ramadan tahun ini juga menjadi momen istimewa bagi Depe. Putranya, Felice Gabriel, dijadwalkan pulang dari pendidikan di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. Gabriel diketahui menempuh pendidikan militer sejak akhir 2025 dengan cita-cita menjadi perwira TNI Angkatan Laut.
Depe mengaku telah menyiapkan hidangan khusus untuk menyambut kepulangan sang anak pada awal Ramadan. Menu sederhana seperti opor ayam dan sambal rumahan menjadi pilihan utama atas permintaan langsung Gabriel.
“Saya ingin momen buka puasa pertama bersama anak bisa terasa hangat dan berkesan,” tuturnya.
Ia menambahkan, di tengah kesibukan karier, keluarga tetap menjadi prioritas utama. Waktu kebersamaan, menurutnya, harus dimanfaatkan secara maksimal meskipun di sela jadwal kerja yang padat.
Pertimbangkan Perjalanan Religi
Selain agenda pekerjaan dan keluarga, Depe juga mengungkapkan adanya tawaran perjalanan religi dan wisata ke luar negeri, termasuk umrah. Namun ia menyatakan keputusan tersebut akan dibicarakan bersama sang ibu.
“Kalau ada waktu dan orang tua berkenan, tentu itu menjadi kesempatan baik,” katanya.
Dengan tetap menjaga keseimbangan antara pekerjaan, ibadah, dan keluarga, Dewi Perssik menilai Ramadan bukan alasan untuk berhenti berkarya. Sebaliknya, bulan suci justru menjadi momentum untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus kepedulian sosial melalui kerja yang dijalani secara profesional.***











