Depok Berduka! Rombongan Siswa SMK Lingga Kencana Kecelakaan di Ciater

banner 468x60

Radarjakarta.id | DEPOK – Kesedihan menyelimuti warga Depok, Bus yang mengangkut rombongan siswa dan guru SMK Lingga Kencana, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas mengalami kecelakaan di Ciater, Bandung, Jawa Barat Sabtu malam (11/10/2024).

Bus berplat nomor AD 7524 DG mengangkut guru dan siswa dalam perjalanan perpisahan ke Bandung sejak 10-11 Mei 2024
Namun, nasib tragis menimpa mereka ketika bus tersebut terguling, menyebabkan banyak penumpang mengalami luka berat bahkan korban jiwa.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dari keterangan sementara pihak Kepolisian setempat terlihat sejumlah siswa mengalami luka-luka serius dan bersimbah darah saat dievakuasi di dekat lokasi kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Metro Depok, Kompol Mutazam, memimpin proses evakuasi korban dan membantu mengkoordinasikan upaya penanganan kecelakaan ini.

Informasi lebih lanjut terkait penyebab dan kronologi kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

“Tentu kami akan fokus bantu. Yang tahu jumlah pasti itu Polres Subang,”katanya, Sabtu (11/05).

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah orang tua siswa mulai mendatangi sekolah.

Termasuk Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono yang datang langsung ke sekolah tersebut.

Dari 3 Bus yang mengalami kecelakaan Bus ke 1. Bus 2 dan Bus 3 tidak mengalami kecelakaan. Menurut warga setempat yang melihat kejadian itu, Bus mengalami rem blong sehingga menabrak beberapa kendaraan.

Sampai saat ini korban berjumlah 12 orang. 1 korban dari pengendara motor dan 11 orang siswa SMK Lingga.

Bus 2 dan bus 3 tiba di Depok sekitar pukul 5 dikawal polantad polres metro Depok, disambut orang tua siswa dan keluarga diiringi isak tangis.

Wali kota Depok Mohamad Idris juga turut menyambut kedatangan rombongan siswa siswi yang selamat.

” Setelah kita mendengar kabar kecelakaan, kita langsung mengirimkan ambulan dan mobil jenazah, sebanyak 34 armada,” ujar dia usai menyambut kedatangan siswa dan guru yang selamat dari kecelakaan maut di Subang.

Mohammad Idris menuturkan, untuk korban luka berat yang harus menjalani operasi harus dilakukan perawatan di rumah sakit terdekat.

“Kalo tidak salah ada 4 orang, lainya luka sedang, ringan sudah di bawa berangsur angsur dengan menggunakan ambulan yang peralatanya lengkap,” ucap dia.

Lanjut dia, saat ini ada satu jenazah yang belum terindentifikasi dan lainya sudah memasuki proses pemulasaran, sehingga bisa langsung dibawa ke keluarganya masing-masing.

“Keluarha meminta langsung dibawa ke kediamanya masing masing,” ungkap dia.

Berdasarkan data yang di dapat, kata Mohammad Idris, tercatat sudah ada 12 korban meninggal dunia, terdiri dari 1 pengendara motor dan 11 berasal dari rombongan SMK Lingga Kencana.”Ada 4 luka berat dan selebihnya luka ringan,” ucap dia.

Untuk korban luka berat, ujar Idris, mengalami patah tulang dan bedah syaraf yang harus diselsaikan di rumah sakit wilayah Subang.

“Nantinya, untuk korban luka berat, kgsunya bedah syaraf akan dilakukan juga perawatan pada RS Brimob Depok, karena di RSUD Depok belum ada layananya,” kata dia.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.