JAKARTA, Radarjakarta.id – Denada kembali mengguncang jagat hiburan Tanah Air. Di usia 47 tahun, penyanyi sekaligus entertainer ini secara terbuka mengakui telah menjalani dua operasi plastik besar dalam satu tahun, sebuah keputusan berani yang langsung menyedot perhatian publik dan memicu perbincangan luas di media sosial.
Tak lagi bersembunyi, Denada mengungkap bahwa setelah lebih dulu melakukan operasi hidung (rhinoplasty) pada Juni, ia kembali naik meja operasi pada 28 November 2025 untuk menjalani operasi payudara di Thailand. Langkah tersebut diambil bukan tanpa alasan, melainkan melalui pertimbangan panjang dan rekomendasi medis.
“Alasannya simpel dan jujur: aku ingin mempercantik diri,” ujar Denada blak-blakan saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan. Ia menegaskan bahwa keputusan ini murni untuk kebahagiaan pribadi, bukan tekanan dari siapa pun.
Perubahan fisik Denada tak lepas dari penurunan berat badan signifikan yang dialaminya dalam beberapa waktu terakhir. Dampaknya terasa di sejumlah bagian tubuh, termasuk area dada. Kondisi tersebut, ditambah faktor usia, membuat Denada merasa perlu melakukan tindakan medis agar tetap percaya diri sebagai figur publik yang masih aktif di dunia hiburan.
“Profesiku masih berjalan, aku masih tampil, masih bekerja. Aku ingin nyaman dengan tubuhku sendiri,” ungkap mantan istri Jerry Aurum itu.
Soal biaya, Denada mengakui prosedur kecantikan ini tidak murah. Bahkan sempat beredar celetukan bahwa biaya operasinya mencapai Rp1,5 miliar. Namun Denada langsung membantah angka tersebut, meski tak menampik nominalnya tergolong besar.
“Bukan segitu, tapi ya lumayan. Kalau dirupiahin, tiga digit,” katanya sambil tersenyum.
Menariknya, Denada menegaskan dirinya bukan pecandu operasi plastik. Setiap tindakan medis yang ia jalani didasari perencanaan matang—mulai dari tes kesehatan, pertimbangan risiko, hingga kesiapan mental.
“Cosmetic surgery itu bukan hal impulsif. Ada harga, waktu, dan risiko yang harus dipikirkan matang-matang,” tegasnya.
Kini, penampilan Denada yang terlihat lebih segar dengan lekuk tubuh yang berubah sukses membuat publik kembali menyorotnya. Tanpa berspekulasi, Denada memilih jujur dan terbuka—sekaligus membuka diskusi luas tentang operasi implan payudara yang kini semakin umum, baik untuk alasan estetika maupun medis.
Bagi Denada, keputusan ini bukan soal sensasi.
“Ini tentang melakukan sesuatu untuk diri sendiri. Supaya happy,” pungkasnya.***











