Danrem Wijayakusuma Irup Peringatan Hari Pahlawan ke-78 Pemkab Banyumas

banner 468x60

Lanjut Mensos mengungkapkan, para pahlawan telah mengajarkan kepada kita bahwa, kita bukan bangsa pecundang. Kita tidak akan pernah rela untuk bersimpuh dan menyerah kalah. Sebesar apapun ancaman dan tantangan akan kita hadapi dengan tangan mengepal dan dada menggelora.

“Walau hanya dengan berbekal bambu runcing, para pahlawan dalam pertempuran 10 November di Surabaya menghadapi musuh yang merupakan pemenang perang dunia dengan persenjataan terbaiknya”, jelasnya.

Saat itu menurutnya, rakyat bergandeng tangan dengan para tokoh masyarakat dan pemuka agama berikut pengikutnya, bersama laskar-laskar pemuda dan pejuang dari seantero Nusantara, semuanya melebur menjadi satu dengan membulatkan tekad merdeka atau mati.

Untuk itu, Mensos mengajak untuk terus bersyukur, karena saat ini semangat untuk berantas kebodohan dan perangi kemiskinan dapat dilihat dan dirasakan denyutnya di seluruh pelosok Negeri.

Mensos juga menilai, semangat yang berasal dari nilai perjuangan Pahlawan Bangsa di tahun 1945 adalah semangat yang membawa kita menolak kalah dan menyerah pada keadaan. Sehingga melalui semangat itu diharapkan akan dapat menyatukan dalam upaya mewujudkan kehidupan kebangsaan yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Serta memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Usai upacara, dilanjutkan Ziarah Nasional ke Taman Makam Pahlawan Tanjung Nirwana Purwokerto, selaku pimpinan ziarah Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Sarif Rahman, S.I.K, M.M., diawali penghormatan pasukan kepada arwah pahlawan, peletakkan karangan bunga di tugu TMP, do’a dan tabur bunga di pusara makam pahlawan.| Eva*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.