DEPOK, Radarjakarta.id – Danramil 02/Beji, Mayor Inf Prasetya, melakukan pemantauan langsung di wilayah rawan banjir yang berada di RW 14 RT 05, Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jumat (23/1/2026). Lokasi tersebut berada di sepanjang aliran Sungai Ciliwung yang kerap menjadi titik perhatian saat cuaca ekstrem.
Mayor Prasetya mengatakan, pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi debit air Sungai Ciliwung tetap terkendali dan mengalir normal ke wilayah Jakarta.
“Saat ini saya berada di titik pemantauan daerah rawan banjir di RW 14 RT 05 Kelurahan Kemiri Muka. Kondisi aliran Sungai Ciliwung terpantau lancar mengalir ke arah Jakarta,” ujar Danramil.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Komando Distrik Militer (Kodim) 0508/Depok dalam mengedepankan langkah antisipasi dini menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu banjir di sejumlah wilayah Kota Depok. Babinsa di jajaran Kodim 0508/Depok ditugaskan sebagai garda terdepan untuk memantau kondisi lapangan secara real time.
Sebelumnya, Dandim 0508/Depok menegaskan bahwa seluruh jajaran tetap siaga dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem.
“Kami telah menempatkan Babinsa di titik-titik rawan banjir. Setiap hari dilakukan pemantauan dan pelaporan secara rutin pada pukul 07.00, 11.00, 16.00, dan 20.00 WIB,” tegas Dandim.
Dandim juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang cepat menyampaikan laporan kondisi di wilayahnya masing-masing. Menurutnya, sinergi antara aparat dan warga sangat membantu dalam pengambilan langkah antisipatif.
“Pak Wali Kota juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sigap melapor. Ini sangat membantu kami dalam melakukan pencegahan,” katanya.
Selain itu, Dandim mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan serta menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di daerah rawan genangan air.
“Menjaga lingkungan menjadi faktor penting agar air tidak mudah menggenang. Walaupun secara geografis wilayah Depok relatif lebih tinggi dibandingkan Jakarta, kewaspadaan tetap harus dijaga,” pungkasnya.
Pemantauan rutin ini diharapkan mampu meminimalisir risiko banjir dan memastikan keamanan serta kenyamanan warga di tengah kondisi cuaca yang belum stabil.











