RADAR JAKARTA | Depok-Komandan Kodim 0508/Depok Kolonel Inf Imam Widhiarto, S.T., M.M., turut hadir dalam perhelatan budaya tahunan “Lebaran Depok (Nyorog dan Rantangan)” yang digelar di Alun-Alun Timur Grand Depok City, Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Sabtu (17/5/2025).
Kehadiran Dandim bersama jajaran Forkopimda lainnya menandai dukungan penuh TNI terhadap upaya pelestarian budaya lokal dan penguatan nilai-nilai kebangsaan melalui kegiatan berbasis kearifan lokal.
“Budaya adalah salah satu fondasi utama dalam memperkuat persatuan bangsa. Kehadiran kami di sini sebagai bentuk dukungan agar tradisi seperti ini terus hidup di tengah masyarakat,” ujar Kolonel Imam Widhiarto di sela acara.
Kegiatan Lebaran Depok tahun ini mengusung tema “Beberesih”, yang dimaknai sebagai ajakan membersihkan diri, lingkungan, dan memperkuat nilai kebersamaan warga. Acara yang diselenggarakan oleh Kumpulan Orang-Orang Depok (KOOD) Berbudaya ini dihadiri oleh sekitar 10 ribu warga dari berbagai penjuru kota.
Berbagai tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Dirjen Diplomasi Promosi & Kerja Sama Kebudayaan Kemenbud Endah Tjahjani Dwirini Retno Astuti, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. M. Hasbullah Rahmad, Wali Kota Depok Dr. Sopian Suri, M.M., Wakil Wali Kota Depok Candra Rahmansyah, S.Kom., serta Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K.
Rangkaian acara dimeriahkan dengan beragam pertunjukan budaya, mulai dari tradisi Nyorog dan Ngejot, Silat Kolosal, Tari Persembahan KKSS, Ogoh-Ogoh dan Tari Cendrawasih dari Bali, Barongsai Matakin, hingga Reog Ponorogo.
Menurut Kolonel Imam, acara seperti ini tidak hanya menjaga identitas daerah, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga dari berbagai latar belakang.
“Semangat kebersamaan yang tercermin di acara ini sangat penting dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan di wilayah,” tambahnya.
Acara budaya Lebaran Depok menjadi bukti bahwa tradisi dan budaya lokal masih memiliki tempat kuat di tengah masyarakat perkotaan yang terus berkembang. Kehadiran TNI dan unsur pemerintahan lainnya menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga warisan budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa.










