BEKASI, Radarjakarta.id – PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP Tollways) menyatakan komitmennya dalam mendukung Kampanye Nasional Gerakan Penanganan Over Dimension dan Over Loading (ODOL) guna meningkatkan keselamatan lalu lintas dan menjaga kualitas infrastruktur jalan.
Dukungan ini merupakan bagian dari upaya bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam menekan pelanggaran kendaraan angkutan barang yang melebihi batas dimensi dan muatan.
Direktur Utama PT CTP Tollways, Derry Febrian Putra, menegaskan bahwa persoalan ODOL tidak hanya menyangkut pelanggaran aturan, tetapi juga berdampak langsung pada keselamatan pengguna jalan.
“Penanganan kendaraan ODOL bukan hanya soal kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga tentang keselamatan bersama dan keberlanjutan infrastruktur,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas Cibitung–Cilincing, pihaknya secara konsisten melakukan pengawasan operasional, sosialisasi kepada pengguna jalan, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menertibkan kendaraan ODOL.
Selain itu, CTP Tollways juga mengintensifkan edukasi kepada pelaku usaha logistik dan transportasi agar mematuhi ketentuan dimensi dan muatan kendaraan.
Menurutnya, kendaraan ODOL berpotensi mempercepat kerusakan jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
“Penanganan ODOL membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari operator jalan tol, regulator, hingga pelaku usaha logistik,” tambahnya.
Melalui kampanye nasional ini, diharapkan kesadaran pelaku usaha transportasi meningkat sehingga dapat menekan angka kecelakaan serta menciptakan sistem logistik yang lebih aman dan efisien.











