CHANGAN Resmi Hadir di Indonesia, Siap Debut di GJAW 2025

CHANGAN Resmi Hadir di Indonesia (Ist)
banner 468x60

Filosofi Desain – Harmoni antara Kecerdasan dan Pendekatan Berpusat pada Manusia

Diawali pada tahun 2017, CHANGAN memperkenalkan filosofi desain generasi pertama “Vibrant Vitality”, yang berakar pada budaya Timur. Filosofi ini menggabungkan kecerdasan (intelligence) dan pendekatan berpusat pada manusia (humancentered design) dalam setiap rancangan kendaraan, menghadirkan jiwa dan esensi kehidupan yang mampu terhubung secara emosional dengan penggunanya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Berlandaskan filosofi tersebut, CHANGAN melahirkan berbagai karya ikonik seperti Extreme Flow dan Yuyue Concept Car, yang mendapat pengakuan luas dari pasar global sekaligus apresiasi tinggi dari komunitas desain internasional. Pencapaian ini menandai terbentuknya identitas desain khas CHANGAN yang kuat, berkarakter, dan sarat makna emosional.

Tiga Pilar Inovasi CHANGAN

Dalam mengembangkan kendaraan masa depan, CHANGAN berpegang pada tiga pilar utama inovasi:
Dubhe Plan: Pengembangan kendaraan otonom generasi baru.
Shangri-La Mission: Fokus pada elektrifikasi dan efisiensi energi.
Vast Ocean Plan: Berorientasi pada peningkatan nilai dan kenyamanan bagi konsumen.

Sebagai wujud nyata dari Shangri-La Mission, CHANGAN menghadirkan berbagai inovasi elektrifikasi yang mendefinisikan ulang standar efisiensi dan keamanan. Salah satunya adalah pengembangan Golden Shield Battery, baterai solidstate pertama di dunia dengan sistem pemanasan gelombang frekuensi tinggi, yang menggabungkan efisiensi dan keamanan dalam satu inovasi revolusioner.

CHANGAN juga memperkenalkan teknologi EREV (Extended-Range Electric Vehicle) atau REEV (Range-Extended Electric Vehicle), solusi elektrifikasi cerdas yang memadukan motor listrik utama dengan mesin bensin sebagai generator, yang secara otomatis mengisi ulang daya baterai ketika kapasitasnya menurun. Dengan kombinasi ini, kendaraan mampu menempuh jarak hingga 1.150 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki BBM penuh.

Berbeda dengan sistem hybrid konvensional, di mana mesin bensin dan motor listrik bekerja bersamaan atau bergantian untuk menggerakkan roda, sistem EREV/REEV sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik, sementara mesin bensin hanya berfungsi sebagai pembangkit daya tambahan.

Hasilnya adalah pengalaman berkendara senyap, halus, dan responsif seperti mobil listrik murni (BEV), namun dengan jarak tempuh jauh lebih panjang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan SPKLU. Melalui inovasi ini, CHANGAN menegaskan komitmennya untuk menghadirkan teknologi elektrifikasi yang cerdas, efisien, dan berorientasi pada pengguna, sejalan dengan visinya menciptakan masa depan mobilitas yang berkelanjutan.

Menuju Masa Depan Indonesia: Komitmen untuk Keberlanjutan dan Kemandirian

Sebagai bagian dari visinya menghadirkan mobilitas cerdas dan berkelanjutan, CHANGAN dan Indomobil berkomitmen mendukung agenda Net Zero Carbon 2060 yang dicanangkan pemerintah Indonesia. Langkah ini sejalan dengan target nasional untuk mencapai 400.000 pengguna kendaraan listrik pada 2025 dan 2 juta pengguna pada 2030.

Selain fokus pada keberlanjutan lingkungan, CHANGAN dan Indomobil juga berperan aktif dalam pengembangan industri otomotif nasional melalui rencana produksi kendaraan secara lokal. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong transfer teknologi, pertukaran pengetahuan, serta pemberdayaan sumber daya manusia Indonesia, sekaligus memperkuat basis industri kendaraan listrik di dalam negeri.

Melalui langkah nyata dalam pemasaran dan rencana produksi lokal, CHANGAN menunjukkan komitmennya untuk memperkuat kemandirian industri otomotif Indonesia, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, dan menghadirkan masa depan mobilitas yang cerdas serta berkelanjutan.|Ilham*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.