Sudadi juga menambahkan bahwa bisa jadi apa yang kita rintis saat ini, 10 tahun baru bisa dirasakan. Karena itu, dibutuhkan pembinaan secara kontinyu.
“Semoga yang ikut kegiatan sosialisasi, khususnya anak muda bisa memberikan informasi ke lingkungannya dan membuat program di RW masing-masing,” tuturnya.
Sementara, Lurah Meruyung, Asep Suherman mengatakan bahwa Pelatihan 8 Keluarga ini merupakan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Meruyung. Ajarkan anak anak dengan baik, jangan sampai anak anak kehilangan kesempatan untuk masa kecilnya.

“Kegiatan ini menggunakan anggaran APBD di manfaatkan dengan sebaik-baiknya, harus menyentuh kepada masyarakat,” katanya.
Lurah Meruyung juga berharap pelatihan-pelatihan ini bukan sekadar seremonial. Polanya ingin seperti di PKK, sibuk bukan hanya saat mau lomba, tapi diaplikasikan dalam keseharian.
Lurah mempersilakan peserta menuangkan ide dan gagasan dalam program kegiatan selama satu tahun, demi kebermanfaatan bagi lingkungan.
“Misalnya mau ada kegiatan baca bersama, dongeng, dan lainnya silakan dituangkan demi kemajuan lingkungan,” pungkasnya. | Eka*










