Cak Lontong Jadi Komisaris Ancol, Netizen Heboh! Ini Kata Gubernur DKI Jakarta

banner 468x60

RADAR JAKARTA|Jakarta — Dunia maya heboh setelah nama komedian ternama Lies Hartono alias Cak Lontong diumumkan sebagai Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Penunjukan ini menjadi sorotan netizen karena tidak hanya mengejutkan, tapi juga menimbulkan rasa penasaran: mengapa seorang pelawak bisa menduduki posisi strategis di perusahaan besar milik Pemprov DKI Jakarta?

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo angkat suara. Menurutnya, pemilihan Cak Lontong bersama dua tokoh lainnya, yaitu eks Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dan mantan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, bukan tanpa pertimbangan.

“Kenapa tiga orang ini kami angkat? Pendekatannya ya karena kemampuan mereka. Siapa sih yang meragukan Pak Sutiyoso, Pak Irfan, dan Cak Lontong? Mereka adalah orang-orang profesional,” tegas Pramono saat konferensi pers di Balai Kota Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Ia menambahkan bahwa kehadiran Cak Lontong justru membawa sudut pandang berbeda yang dibutuhkan oleh Ancol dalam menghadapi tantangan industri pariwisata dan hiburan ke depan.

“Cak Lontong itu bukan sekadar komedian. Beliau punya latar belakang akademik dan pemahaman tentang komunikasi publik yang kuat. Sangat relevan untuk pengembangan Ancol sebagai destinasi wisata modern,” lanjutnya.

Fokus Utama: Integrasi Ancol dan JIS

Pramono juga mengungkap bahwa sejak awal dirinya menjabat sebagai Gubernur, Ancol mendapat perhatian khusus. Salah satu proyek strategisnya adalah menghubungkan kawasan Ancol dengan Jakarta International Stadium (JIS) guna mempermudah akses dan fasilitas parkir bagi pengunjung.

“Kalau ada event besar di JIS, kita butuh solusi parkir dan rekreasi. Ancol bisa jadi partner utama dalam konektivitas dan pengalaman wisata terpadu,” ujar Pramono.

Resmi Diangkat Lewat RUPST

Penunjukan Cak Lontong sebagai Komisaris Ancol dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Sabtu (26/4/2025). Selain Cak Lontong, Sutiyoso dan Irfan Setiaputra juga ditunjuk sebagai Komisaris. Irfan bahkan dipercaya sebagai Komisaris Utama dan Komisaris Independen.

Meski terjadi perombakan di dewan komisaris, struktur direksi Ancol tetap dipertahankan. Direktur Utama Winarto dan jajaran direksi lainnya tetap melanjutkan tugas mereka.

Reaksi Netizen: Antara Kagum dan Kaget

Di media sosial, nama Cak Lontong langsung menjadi trending. Banyak netizen menanggapi dengan nada bercanda, namun sebagian besar justru menunjukkan dukungan.

“Kalau ada rapat pasti lucu dan serius bersamaan,” tulis seorang pengguna Twitter.

“Cak Lontong jadi Komisaris? Strategi brilian buat bikin Ancol makin populer!” komentar lainnya.

Namun tak sedikit pula yang mempertanyakan apakah Cak Lontong benar-benar punya kapabilitas. Menanggapi hal itu, Pramono menegaskan bahwa semua penunjukan sudah melalui pertimbangan matang dan profesional.

Ancol Siap Hadapi Masa Depan

Di bawah kepemimpinan komisaris baru, Ancol menargetkan menjadi kawasan wisata unggulan yang modern, inklusif, dan ramah lingkungan. Tahun ini, Ancol mencatatkan pendapatan Rp 1,266 triliun, dengan mayoritas kontribusi dari sektor pariwisata.

Tak hanya fokus pada profit, Ancol juga menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan seperti konservasi laut, penurunan stunting, dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

Dengan masuknya figur-figur publik berpengaruh, Ancol diharapkan tak hanya jadi tempat wisata, tapi juga ikon kolaborasi kreatif dan profesionalisme di Jakarta.***

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.