Buntut Pengeroyokan Debt Collector di Kalibata, Sandri Rumanama Minta 6 Anggota Polri Dipecat

Sandri Rumanama. (Foto: Ist)
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Aktivis nasional asal maluku, Sandri Rumanama meminta agar enam anggota Polri yang terlibat dalam pengeroyokan 2 mata elang atau debt collector di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan untuk dipecat.

“Saya minta agar dipecat, jangan main hakim sendiri, mental aparat harus diperbaiki,” tutur Sandri dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat (12/12/2025).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sandri yang dikenal luas getol dalam pandangannya membela Polri merasa kesal dan marah akibat kejadian ini.

“Kita ini lagi berusaha memperbaiki citra polisi, jangan dikotori dong dengan tindakan anarkisme dan pramenisme, harusnya bisa diselesaikan dengan baik baik jangan main fisik,” ucapnya.

Dia mengatakan bahwa kejadian seperti ini sangat mencoreng citra kepolisian di mata rakyat, harusnya mereka sebagai aparat bisa bertindak lebih bijak bukan main tangan.

“Harus kebih bijak sebagai aparat, jangan langsung main tangan, ini tak bisa ditoleransikan harus dipeca,” tegas Sandri.

Namun di sisi lain dia memberikan apresasi penuh atas kerja cepat Kapolres Metro Jakarta Selatan yang menangkap pelaku kurang dari 1×24 jam.

“Kita apresiasilah kinerja kawan-kawan personil dan Kepala Kepolisian Resort Jakarta Selatan, meraka kerja cepat kurang dari 1×24 jam pelaku bisa ditangkap,” tuturnya.

Dia juga menegaskan akan mengawal kasus ini hingga tuntas sampai enam anggota Polri itu dipecat secara tidak terhormat.

“Saya kawal langsung sampai ada sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PDTH) kepada enam anggota Polri ini,” tutup Sandri.|Bemby

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.