JAKARTA, Radarjakarta.id – Di tengah libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (NataNata rumahru), Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Administrasi Jakarta Barat tetap membuka layanan pertanahan bagi masyarakat. Kebijakan ini menjadi angin segar bagi warga yang selama hari kerja tidak memiliki waktu untuk mengurus administrasi pertanahan.
Kepala Kantor BPN Jakarta Barat, Dr. Shinta Purwitasari, menyampaikan bahwa pelayanan pertanahan tetap diberikan pada 25–26 Desember 2025 serta 1 Januari 2026. Layanan tersebut meliputi konsultasi, pengurusan administrasi, hingga pengambilan produk pertanahan yang telah selesai diproses.
Menurutnya, pembukaan layanan selama libur Nataru merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Nomor 14/SE.TU.03/XII/2025 tentang Pelayanan Pertanahan Selama Libur Hari Raya Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Kebijakan ini kami ambil untuk memberi ruang bagi masyarakat yang membutuhkan layanan pertanahan, khususnya mereka yang tidak sempat datang pada hari kerja,” ujar Dr. Shinta.
Ia menambahkan, masyarakat tidak hanya dapat memperoleh informasi, tetapi juga bisa melakukan pendaftaran layanan yang memerlukan tindak lanjut administratif. “Jika ada kebutuhan yang harus didaftarkan atau dikonsultasikan lebih lanjut, masyarakat dipersilakan datang langsung ke Kantor Pertanahan,” katanya.
Selama libur Nataru, Kantah Jakarta Barat tetap memberikan tiga jenis layanan utama, yakni pemberian informasi dan konsultasi pertanahan, penerimaan pendaftaran pemeliharaan data pertanahan, serta penyerahan produk layanan berupa sertipikat yang telah selesai.
Layanan ini mendapat respons positif dari warga. Xiaola Halim (62), warga Kecamatan Tambora, mengaku terbantu dengan kebijakan tersebut. Pada Kamis (25/12/2025), ia mendatangi Kantor Pertanahan Jakarta Barat untuk mengurus SK Tanah.
“Saya berterima kasih kepada pihak BPN. Walaupun hari libur Natal, mereka tetap melayani masyarakat,” ujarnya.
Pembukaan layanan pertanahan di masa libur Nataru ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat. Di saat banyak instansi tutup, kehadiran BPN Jakarta Barat dinilai sebagai bentuk komitmen nyata dalam memberikan pelayanan yang responsif dan berpihak kepada kebutuhan warga.***











