BOGOR, Radarjakarta.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan sejumlah gempa bumi mengguncang wilayah Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat, sejak Jumat malam hingga Minggu dini hari, 19–21 September 2025.
Gempa pertama tercatat pada Jumat (19/9) pukul 18.58 WIB dengan kekuatan M 2,3. Episenter berada di darat, sekitar 28 kilometer barat daya Kota Bogor pada kedalaman 10 kilometer.
Dua hari kemudian, Sabtu (21/9) pukul 23.47 WIB, gempa berkekuatan M 4,0 kembali terasa di wilayah Bogor. Pusat gempa berlokasi di 25 kilometer timur laut Kabupaten Sukabumi pada kedalaman 10 kilometer.
Tak berhenti di situ, pada Minggu dini hari (21/9) pukul 01.59 WIB, gempa berkekuatan M 3,8 mengguncang wilayah 27 kilometer barat daya Kota Bogor dengan kedalaman 5 kilometer. Getaran dilaporkan dirasakan warga di Leuwiliang, Kabandungan, Cibadak, Pamijahan, hingga Pelabuhan Ratu dengan intensitas MMI II–III.
BMKG menegaskan hingga kini belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat rangkaian gempa tersebut. Namun masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data dapat berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG melalui akun resmi @infoBMKG di platform X.***











