Bisnis Jual Beli Ayam di Bekasi Bermasalah, Sejumlah Pengusaha Terancam Rugi Ratusan Juta

Foto: Ilustrasi
banner 468x60

BEKASI, Radarjakarta.id – Sejumlah pengusaha kecil di Bekasi mengaku terancam kehilangan modal usaha hingga ratusan juta rupiah setelah kerja sama bisnis jual beli ayam yang mereka jalankan mengalami masalah. Seorang pria berinisial MYM, yang dipercaya mengelola transaksi pembelian dan penjualan ayam, kini disebut sulit dihubungi.

Salah seorang mitra usaha berinisial EL mengungkapkan, kerja sama tersebut bermula ketika MYM menawarkan peluang bisnis perdagangan ayam dengan memanfaatkan jaringan peternak yang dimilikinya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurut EL, MYM mengaku memiliki akses langsung ke sejumlah peternakan sehingga dapat memperoleh ayam untuk kemudian dijual kembali kepada pedagang maupun pasar.

“Dia punya kenalan beberapa kandang atau peternak. Katanya, ayam akan dibeli langsung dari peternak,” ujar EL kepada wartawan, Senin (12/10/2026).

Dalam kerja sama itu, para mitra bertindak sebagai penyedia modal. Sementara MYM bertanggung jawab melakukan pembelian ayam dari peternak hingga menjualnya kembali.

Keuntungan yang diperoleh dari setiap transaksi kemudian dibagi berdasarkan kesepakatan bersama.

“Kami hanya menyediakan modal. Dia yang membeli ayam dari kandang, lalu menjualnya ke pedagang. Keuntungannya nanti dibagi,” jelas EL.

Awalnya Berjalan Lancar, MYM Kemudian Sulit Dihubungi

EL mengaku sempat menerima keuntungan pada awal kerja sama. Kondisi tersebut membuatnya percaya bahwa bisnis yang ditawarkan MYM berjalan sesuai kesepakatan.

Namun, situasi berubah setelah transaksi pertama. MYM disebut tidak lagi memberikan kabar selama hampir dua pekan.

EL mengaku telah berulang kali mencoba menghubungi MYM untuk meminta kejelasan mengenai kelanjutan usaha dan dana yang telah disetorkan.

Sayangnya, berbagai upaya komunikasi tersebut belum membuahkan hasil.

“Saya sudah berkali-kali menghubungi, tetapi tidak ada jawaban. Sekarang nomor teleponnya juga sudah tidak bisa dihubungi,” ungkapnya.

Merasa khawatir, EL kemudian mencoba menelusuri keberadaan MYM melalui sejumlah peternak yang diduga terlibat dalam transaksi perdagangan ayam tersebut.

Dari penelusuran itu, EL mengaku menemukan adanya pihak lain yang juga berusaha mencari MYM.

“Ketika saya mencoba mencari informasi ke beberapa peternak, ternyata bukan hanya kami yang mencari dia. Ada orang lain juga,” katanya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.