RADAR JAKARTA | Jakarta – BION Studios, unit bisnis dari Visinema Group resmi merilis teaser film terbarunya berjudul Selepas Tahlil pada Jumat (23/5/2025) malam.
Selepas Tahlil merupakan film horor perdana dari BION Studios yang diangkat dari salah satu podcast horor paling populer di Indonesia bernama Lentera Malam.
“Lentera malam adalah salah satu podcast yang besar dan punya banyak cerita yang bagus dengan pendengar yang sudah banyak,” ujar Produser Eksekutif film Selepas Tahlil, Ajeng Parameswari dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (23/5/2025).
Produser film Selepas Tahlil, Taufan Adryan menambahkan, film yang menceritakan kisah jenazah bangkit dan berjalan sendiri dari Surabaya ini mengandung banyak pesan kehidupan, khususnya tentang keluarga dan kematian.
“Satu hal yang bisa aku bayangkan perihal kematian itu kan suatu lowest point seseorang yang akhirnya juga punya pengaruh another lowest point kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Taufan Adryan.
“Dari titik itu aku menyadari bahwa apa yang akan terjadi dari poin terendah kita sebagai manusia adalah bahasan-bahasan yang menarik yaitu untuk dikembangkan dalam ceritanya,” tambahnya.
Disutradarai oleh Adriano Rudiman dan ditulis oleh Husein M Atmodjo, Selepas Tahlil adalah drama sebuah keluarga yang mengalami serangkaian kejadian horor selepas kematian sang ayah– hingga akhirnya mereka harus menghadapi rahasia yang selama ini tersembunyi.
“Ini film horor pertama aku dan juga film panjang pertama aku, bahkan adalah kali pertamanya aku bekerja dengan orang-orang sehebat ini,” kata Adriano Rudiman saat ditanya terkait proyek film Selepas Tahlil.
“Emosi yang pengen saya bawa dalam cerita ini adalah bagaimana filmnya pun tidak hanya menyajikan sebuah cerita horor tetapi menarik juga untuk diikuti dari segi cerita dramanya, di mana kita mengeksplorasi dua orang anak yang harus menghadapi rahasia dari sang ayah,” sambungnya.
Cerita dalam film Selepas Tahlil akan berfokus pada karakter Saras dan Yudhis yang dihadapkan pada serangkaian kejadian mistis setelah mengabaikan wasiat terakhir sang Ayah, Hadi untuk dimakamkan di kampung halamannya.
Alih-alih dapat memberikan peristirahatan terakhir yang tenang, keduanya justru mengalami hal-hal di luar nalar. Mulai dari jasad sang Ayah yang tiba-tiba bangkit, hingga menghilang tanpa jejak di keesokan harinya. Peristiwa-peristiwa ini perlahan menuntun mereka pada rahasia yang selama ini tersembunyi.
“Aku berperan sebagai Saras dalam film ini, di mana karakter ini sangat relate dengan anak pertama di Indonesia bahkan seluruh dunia karena nantinya harus bertanggung jawab untuk mengurus keluarganya,” cerita Aghniny Haque soal karakter yang akan diperankannya dalam film Selepas Tahlil.
Selain Aghniny Haque, deretan pemeran yang terlibat dalam film ini meliputi para aktor dan aktris berbakat seperti Bastian Steel, Epy Kusnandar, Adjie NA, Vonny Anggraini, Diandra Agatha, dan Abdul Rachman Hidayat.
“Ini adalah film horor perdana Bastian yang sangat teknis dan serius, jadi bener-bener dari awal sampai akhir menjadi pengalaman baru dan sangat luar biasa buat aku pribadi. Bisa dibilang ini adalah film horor yang bener-bener horor buat aku,” jelas Bastian Steel sebagai karakter Yudhis dalam film Selepas Tahlil.
Proses syuting Selepas Tahlil sendiri telah dimulai sejak 17 Februari 2025 dan kini tengah memasuki tahap akhir produksi. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 10 Juli 2025.|Ilham*











