Bersinergi Dengan Pagelaran Wayang Babad Kartasura,Mengupas Metode Pengobatan Era Mataram

Bersinergi Dengan Pagelaran Wayang Babad Kartasura,Mengupas Metode Pengobatan Era Mataram
Bersinergi Dengan Pagelaran Wayang Babad Kartasura,Mengupas Metode Pengobatan Era Mataram
banner 468x60

RADAR JAKARTA | Kartosuro – Dalam sebuah perjalanan telusur jejak Mataram, Sufyan al-kayis owner Neo sangkal Putung betul-betul memperlihatkan keseriusannya untuk mengangkat dan melestarikan kembali budaya pengobatan tradisional yang sudah familiar di tengah-tengah masyarakat namun masih banyak yang memandang sebelah mata.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Sufyan alkayis yaitu melakukan penelusuran jejak dan menggali data-data serta manuskrip yang ada di patilasan Keraton Mataram Islam yang ada di Keraton Kartosuro sebagai cikal bakal berdirinya Keraton Mataram Islam di Surakarta dan di Jogjakarta.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam tapak tilas ini Sufyan langsung melakukan kunjungan ke patilasan Keraton Kartosuro yang sampai hari ini masih ada dan meninggalkan bukti-bukti bisu yang bisa menjadi bukti kuat adanya prahara pertempuran yang begitu dahsyat di Keraton Kartosuro, beliau juga bertemu dengan seorang dalang kondang Ki tulus yang dipercaya membawakan lakon babat kraton Kartosuro, untuk mendapatkan penjelasan terkait dari keadaan dan situasi prahara yang terjadi di Keraton Kartosuro pada saat itu yang meninggalkan sebuah bukti akurat.

Ki tulus menjelaskan betul adanya sebuah prahara dan pertempuran dahsyat pada saat itu di Keraton Kartosuro,
Beliau juga mengatakan ketika terjadinya pertempuran tentunya pasti di situ akan mengakibatkan banyak korban yang harus membutuhkan sebuah perawatan.

Dari sebuah jejak yang ada menunjukkan bahwasanya korban-korban ini bukan hanya korban cidera biasa tetapi menggambarkan sebuah cidera yang begitu parah dan darurat yang harus segera diobati pada kondisi tersebut.
Seperti misalnya bahkan ada yang sampai meninggal dunia mengalami cidera patah dislokasi luka-luka di sekujur tubuhnya.

Beliau juga banyak menceritakan bahwasanya zaman dahulu hampir semua prajurit dibekali dengan ilmu pengobatan yang masih sangat familiar sampai hari ini yaitu adalah ramuan jampi Jawi dan pengobatan sangkal putung yang khusus merawat bagi prajurit yang terluka di medan perang.

Pada masa raja hamangkurat 2 beliau juga menceritakan bahwasanya ada tempat khusus yang digunakan oleh raja Mangkurat ini sebagai tempat penanaman herbal ataupun jamu-jamu yang disiapkan untuk menjadi salah satu bahan pengobatan di Keraton Kartosuro tepatnya di samping pemandian pebutren yang sekarang sering dikenal dengan gunung kuncen.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.