Bentrok Berdarah Ceramah Habib Rizieq

banner 468x60

Ormas Saling Serang, 5 Orang Terluka, Habib Rizieq Minta Aparat Bertindak Tegas

PEMALANG, Radarjakarta.id – Acara peringatan bulan Muharam di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, berubah menjadi arena bentrokan berdarah, Rabu (23/7) malam, saat penceramah kondang Habib Muhammad Rizieq Shihab hadir dalam sebuah pengajian terbuka.

Dua ormas Islam Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI‑LS) dan Front Persatuan Islam (FPI) terlibat dalam adu fisik yang menyebabkan lima orang mengalami luka, sebagian akibat sabetan senjata tajam.

“Mereka Melempari Panggung, Situasi Mencekam”

Saksi mata, Ahmad (50), menyebut ketegangan pecah sebelum ceramah dimulai.

“Orang-orang berseragam putih—mungkin FPI—mengejar kelompok berbaju hitam dari PWI. Kerusuhan terjadi sekitar 15 menit. Banyak batu berterbangan,” katanya.

Massa PWI‑LS dilaporkan berkumpul di salah satu masjid dan bergerak menuju lokasi acara dengan maksud membubarkan ceramah Habib Rizieq. Aparat sempat memblokade, namun sebagian massa berhasil menyusup dan melempari panggung pengajian.

Habib Rizieq: “Saya Minta Proses Hukum!”

Habib Rizieq dalam ceramahnya menyayangkan penyerangan brutal ini. Ia mendesak aparat keamanan untuk menindak para pelaku.

“Saya sampaikan kepada Pak Kapolres dan Pak Dandim, ada korban lima orang yang terluka akibat sabetan senjata tajam. Saya minta diproses secara hukum!” tegasnya dari atas panggung.

Dikoordinasi Lewat Surat Komando Ormas?

Informasi yang dihimpun menyebutkan, bentrokan ini bukan spontanitas belaka. PWI‑LS disebut mengirim surat permohonan pengerahan pasukan kepada seluruh cabang organisasi di Jawa Tengah dan Jawa Barat untuk menolak kehadiran Habib Rizieq di Pemalang.

Hal ini memunculkan dugaan adanya unsur politik ormas dan mobilisasi sistematis, yang kini menjadi sorotan publik.

Polisi Belum Umumkan Tersangka

Hingga berita ini dicetak, belum ada keterangan resmi dari aparat mengenai pelaku, identitas korban, maupun langkah penegakan hukum lanjutan. Sementara itu, para korban kini dirawat intensif di RS Siaga Medika Pemalang.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.