Bappeda DKI Jakarta Gandeng Georgetown Asia Pacific Perkuat Riset Kebijakan Pembangunan

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Bappeda DKI Jakarta dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific. (Foto: Ist)
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id –  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific untuk memperkuat riset kebijakan pembangunan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendukung upaya Jakarta masuk dalam daftar 50 kota global terbaik pada 2030.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, dan Founding Rector Georgetown SFS Asia Pacific sekaligus Ketua Pengurus Yayasan Georgetown Asia Pacific, Prof Yuhki Tajima.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Yayasan Georgetown Asia Pacific merupakan entitas lokal yang menaungi Georgetown SFS Asia Pacific (GSAP), lembaga pendidikan yang berbasis di Jakarta dan merupakan bagian dari Georgetown University, Amerika Serikat.

Atika Nur Rahmania menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat proses penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih berbasis data dan hasil penelitian.

“Melalui kerja sama ini, perumusan kebijakan pembangunan Jakarta diharapkan semakin kuat karena didukung riset yang komprehensif, sehingga mampu menjawab berbagai tantangan perkotaan secara lebih efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kerja sama tersebut, kedua pihak akan berkolaborasi dalam sejumlah bidang, mulai dari pelaksanaan riset kebijakan pembangunan, pemanfaatan data dan informasi penelitian, hingga publikasi serta diseminasi hasil riset kepada para pemangku kepentingan.

Prof Yuhki Tajima menilai kemitraan antara pemerintah dan lembaga akademik mem
iliki peran penting dalam menghasilkan kebijakan publik yang berkualitas.

“Kemitraan ini membuka peluang bagi pengembangan kebijakan publik yang berbasis riset melalui pendekatan ilmiah serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan,” kata Tajima.

Dalam implementasinya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyediakan data yang relevan, memfasilitasi koordinasi dan perizinan, serta mendukung pelaksanaan penelitian.

Sementara itu, GSAP bertugas melaksanakan kegiatan riset, menyusun laporan serta rekomendasi kebijakan, dan memberikan kontribusi keahlian akademik untuk memperkuat penelitian di Jakarta.

Kedua pihak juga berkomitmen menjaga independensi akademik selama proses penelitian berlangsung, guna memastikan integritas metode, analisis, serta hasil riset yang dihasilkan.

Kemitraan strategis antara Bappeda DKI Jakarta dan Yayasan Georgetown Asia Pacific ini direncanakan berlangsung selama lima tahun, dengan harapan dapat memperkuat ekosistem kebijakan publik berbasis bukti sekaligus mendorong inovasi dalam tata kelola pembangunan perkotaan di Jakarta.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.