Bapas Jakbar Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis & Baksos

banner 468x60

Jakarta Barat, RadarJakarta.id — Sebanyak 50 klien pemasyarakatan dari Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Barat mengikuti program cek kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan Tuberkulosis (TBC), Infeksi Menular Seksual (IMS), dan Human Immunodeficiency Virus (HIV). Kegiatan ini juga diikuti oleh 180 warga sekitar, sehingga total peserta mencapai 230 orang, Rabu, (29/10/25).

Kegiatan bertajuk Cek Kesehatan Gratis (CKG) ini merupakan bagian dari program “Bapas Peduli”, hasil kolaborasi antara Kementerian Hukum dan HAM (Ditjenpas) DKI Jakarta, Dinas Kesehatan, dan sejumlah tenaga medis lokal. Tujuannya, mendukung program pemerintah menuju Indonesia bebas TBC tahun 2030 sekaligus memperkuat peran Bapas dalam membina klien pascarehabilitasi.

Tes Kesehatan Menyeluruh untuk Klien Rentan
Kepala Bapas Kelas I Jakarta Barat, Sri Susilarti, menjelaskan bahwa sebagian besar klien pemasyarakatan merupakan mantan narapidana kasus penyalahgunaan narkoba sehingga termasuk kelompok rentan terhadap penyakit menular.

“Klien pemasyarakatan ini kan banyak berasal dari lembaga pemasyarakatan dengan kasus penyalahgunaan narkoba. Karena itu, pemeriksaan menyeluruh wajib dilakukan, termasuk skrining HIV dan IMS,” ujar Sri kepada wartawan.

Dari total peserta, 40 klien dewasa dan 10 Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) menjalani pemeriksaan fisik, pengukuran tekanan darah, gula darah, tinggi badan, berat badan, serta lingkar perut. Sementara itu, warga umum mengikuti pemeriksaan umum untuk menjaga kesehatan masyarakat sekitar.

Upaya Reintegrasi Sosial yang Sehat dan Aman
Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan DKI Jakarta, Heri Azhari, mengatakan kegiatan ini bukan hanya tentang kesehatan, tetapi juga bagian dari proses reintegrasi sosial yang bertanggung jawab.

“Kami ingin memastikan klien dapat kembali ke masyarakat dengan sehat dan aman. Pemeriksaan ini juga menjadi dasar mereka untuk mengikuti program kerja sosial pada 2026 mendatang,” jelas Heri.

Ia menambahkan, apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya penyakit menular, klien akan langsung dirujuk ke Puskesmas Palmerah atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Sinergi untuk Kesehatan Masyarakat
Selain pemeriksaan kesehatan, Bapas juga membagikan 230 paket sembako kepada warga dari RT 10, RT 13, dan RT 14 di RW 09 Palmerah. Kegiatan sosial ini melibatkan 15 tenaga medis dan menjadi bagian dari aksi rutin bulanan Bapas Jakarta Barat yang bekerja sama dengan platform e-Bantu.

“Program ini tidak berhenti di sini. Ke depan, kami akan menyalurkan sekitar 350 paket bantuan sosial setiap bulan melalui kerja sama dengan e-Bantu. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang terbantu,” tutur Sri.

Dukungan Menuju Indonesia Bebas TBC 2030
Program ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena selaras dengan target pemerintah dalam menekan angka TBC dan HIV/AIDS. Melalui kegiatan seperti ini, Bapas Jakarta Barat tidak hanya membina klien dalam aspek hukum, tetapi juga memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.