Radarjakarta.id I TAPUT – Babinsa Koramil 22 Tarutung memonitor wilayah desa binaannya pasca diguncang gempa bumi tektonik M4.4 yang dirasakan masyarakat seputaran Tarutung. Selasa (27/6/2023) pukul 06:58:10 Wib.
Kejadian dan Parameter Gempabumi daerah Tapanuli Utara diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisa BMKG menujukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M4.4. Episenter terletak pada koordinat 2.03 LU dan 99.01 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 5 km TimurLaut TAPANULIUTARA-SUMUT pada kedalaman 5 km sesuai dengan data BMKG.
Jenis dan Mekanisme Gempabumi Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi disebabkan oleh aktivitas Sesar Sumatera pada Segmen Toru.
Dampak gempabumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di III-IV MMI di Tarutung. Pada pagi hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, jendela/pintu gemerincing dan dinding berbunyi.
Babinsa Koramil 22/Tarutung Sertu Sumi Astanto menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Pak Tanto (panggilan akrab Babinsa) menambahkan pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi atau Pemerintah Daerah.
Sampai dengan pukul 09.00 Wib hasil monitoring Babinsa Koramil 22/Tarutung di wilayah binaannya belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (Aftershock).
Saat ini di wilayah Koramil 22/Tarutung dalam keadaan aman pasca gempa bumi dan belum ada laporan dari masyarakat yang terdampak gempa bumi dan perkembangan selanjutnya tetap dimonitor oleh Babinsa.
(Wardana)*
Babinsa Koramil 22/Tarutung memonitor desa binaannya Pasca Gempa










