JAKARTA, Radarjakarta.id – Nama Asri Welas mendadak mengguncang jagat hiburan. Ia disebut-sebut sebagai salah satu artis dengan bayaran paling mahal untuk proyek akting. Angkanya tak main-main mencapai miliaran rupiah. Isu ini memantik rasa penasaran publik sekaligus perbincangan panas di media sosial.
Namun alih-alih tersinggung, Asri justru menanggapinya dengan santai.
“Nggak, maksudnya ya amin kalau emang rezekinya begitu ya amin aja,” ujar Asri di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026).
Senyumnya mengembang saat ia menyinggung alasan di balik kerja kerasnya. “Anaknya tiga, Pak. Semuanya sekolah. Yang satu mau masuk kedokteran, doain ya,” katanya ringan, namun sarat makna.
Bukan Gengsi, Tapi Masa Depan Anak
Bagi Asri, honor bukan soal pencitraan atau gengsi industri. Fokusnya hanya satu: pendidikan anak-anaknya. Perempuan berusia 40-an itu mengakui kini seluruh tanggung jawab finansial berada di pundaknya sebagai orang tua tunggal.
“Ibunya nggak mikirin apa-apa, yang penting anak-anaknya sekolah,” tuturnya tegas.
Label “artis mahal” pun ia maknai sebagai doa agar pintu rezeki terus terbuka. Baginya, semakin tinggi nilai kontrak, semakin besar peluang menjamin masa depan buah hatinya.
Rp7 Miliar dan Efek Viral
Isu bayaran fantastis itu mencuat setelah diungkap oleh Baim Wong. Ia menyebut harus mengeluarkan dana hingga Rp7 miliar untuk melibatkan Asri dalam proyek film Sukma.
Pernyataan tersebut langsung viral dan menyulut spekulasi luas.
Dampaknya tak berhenti di ranah gosip. Asri bahkan mengaku sempat menerima surat dari pihak pajak setelah kabar itu beredar masif.
Meski begitu, ia tetap memilih kalem
Tidak membenarkan, tidak pula membantah secara gamblang. Satu hal yang pasti, kerja kerasnya di dunia hiburan adalah bentuk tanggung jawab penuh terhadap anak-anaknya.
Di tengah sorotan tajam dan label “mahal”, Asri Welas menunjukkan satu pesan kuat: di balik angka miliaran rupiah, ada perjuangan seorang ibu yang ingin memastikan pendidikan anak-anaknya tak pernah terhenti.***











