Asap Karhutla Selimuti IKN, Istana Garuda Tampak Samar

banner 468x60

NUSANTARA,  Radarjakarta.id — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, pada pertengahan Oktober 2026. Asap membuat sejumlah bangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), termasuk Istana Garuda dan Masjid Negara, tampak samar dari kejauhan. Kondisi tersebut dilaporkan media pada 14–15 Oktober 2026.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan aktivitas pemerintahan masih berjalan normal meski kabut asap terasa, terutama pada pagi hari. Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan masker untuk mengurangi paparan asap selama kondisi udara belum membaik.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dampak kabut asap turut terlihat pada kualitas udara. Data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang dikutip media dari pemantauan di sekitar Plaza Bhinneka, KIPP IKN, mencatat angka PM2.5 sebesar 121 pada Kamis (15/10/2026) pukul 13.00 Wita. Angka tersebut masuk kategori tidak sehat. Kepala Otorita IKN menyebut nilainya sempat mencapai 150.

Otorita IKN berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk TNI Angkatan Udara dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), untuk menangani kebakaran. Upaya yang dilakukan mencakup pemadaman dari udara menggunakan helikopter atau water bombing, serta operasi modifikasi cuaca untuk membantu mendatangkan hujan. Namun, upaya modifikasi cuaca menghadapi kendala karena minimnya awan hujan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas pemerintahan yang tetap berjalan tidak serta-merta berarti kualitas udara aman bagi seluruh masyarakat. Paparan partikel halus PM2.5 perlu diwaspadai, khususnya oleh anak-anak, lansia, serta orang dengan gangguan pernapasan. Masyarakat disarankan membatasi aktivitas di luar ruangan saat asap pekat dan mengikuti informasi kualitas udara dari sumber resmi.

Penanganan karhutla membutuhkan pengendalian sumber api sekaligus pemantauan kualitas udara secara berkala. Hingga informasi yang dirujuk dalam pemberitaan 15 Oktober tersebut, kabut asap masih menjadi perhatian di kawasan IKN. Perkembangan kondisi terbaru perlu dikonfirmasi melalui Otorita IKN dan instansi pemantau kualitas udara sebelum menyimpulkan tingkat risiko saat ini.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.