Radarjakarta.id | MEDAN – Setiap jalan yang ada di Kota Medan memiliki nama yang berbeda-beda. Penamaan jalan itu tentunya tidak hanya diberikan begitu saja namun ada cerita dan sejarah di balik setiap penamaannya.
Beberapa nama jalan atau kawasan di Kota Medan banyak yang berasal dari sejarah dan cerita lalu kemudian adanya sesuatu yang identik pada kawasan tersebut hingga diberikan nama oleh masyarakat atau pemerintah.
Jalan Veteran, Medan Kota
Seperti Jalan Veteran Medan di Kecamatan Medan Kota yang dahulunya menjadi salah satu tempat bersejarah di Kota Medan. Jalan tersebut dahulu bernama jalan Bali, tempat tersebut merupakan lokasi pertama pecahnya Pertempuran Medan Area.
Pertempuran Medan Area merupakan perjuangan laskar rakyat di Medan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Saat itu sebuah peristiwa terjadi di lokasi itu, yang mana seorang pemuda Indonesia dilucuti oleh tentara Belanda.
Tak senang akan hal itu, laskar rakyat langsung mengambil tindakan dengan menyerang markas tentara NICA yang berada di jalan Bali tepatnya di gedung pansion Wilhelmina.

Sejarawan muda Kota Medan M Azis Rizky mengatakan karena adanya peristiwa heroik tersebut lah hingga nama jalan Bali dahulu dirubah menjadi jalan Veteran saat ini.
“Saya kira perubahan nama tersebut sekitar di tahun sekitar 1950 hingga 1960 berubah. Perubahan nama tersebut didasari atas peristiwa yang sangat heroik di situ. Atas itu kemudian dirubah lah nama jalan itu ke jalan Veteran hingga saat ini. Nama itu untuk menghormati para pejuang yang gugur di situ,” kata Azis.
Pasar Merah, Jalan HM Joni
Selain itu adapula nama kawasan yang dahulu dikenal dengan Pasar Merah dan sekarang menjadi jalan HM Joni. Walau sudah berganti nama, kata Pasar Merah tetap melekat di lidah masyarakat Kota Medan.
Dahulu nya penamaan jalan ini berawal dari kawasan tersebut memiliki tanah yang berwarna merah. Sehingga masyarakat yang bermukim di wilayah tersebut atau masyarakat Kota Medan menyebutkan nama wilayah tersebut Pasar Merah.










