KLATEN, Radarjakarta.id — Dalam upaya memperkuat karakter kebangsaan dan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital, Anggota MPR RI Didik Haryadi, S.T., S.H., M.H., menggelar Seminar Kebangsaan dan Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara di Rumah Aspirasi, Jatinom, Klaten, Minggu(29/6).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 150 peserta dari kalangan perangkat desa, tokoh masyarakat, pelajar, dan guru ini mengusung tema “Membangun Sinergitas Pembangunan Daerah Jawa Tengah.”
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah V (meliputi Boyolali, Surakarta, Sukoharjo, dan Klaten), Didik Haryadi menekankan pentingnya 4 pilar kebangsaan — Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika — sebagai landasan utama dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan melek teknologi.
“Negara yang maju adalah negara yang pemudanya kuat, berintegritas, dan melek literasi, termasuk literasi teknologi,” tegas Didik di hadapan peserta seminar.
Lebih lanjut, Didik menyoroti peran strategis pemuda sebagai agent of change, social control, dan moral force yang tidak akan dapat berjalan tanpa fondasi kebangsaan yang kokoh. Ia juga mengingatkan tentang bahaya laten diera digital, seperti penyebaran hoaks, konten provokatif, dan maraknya pinjaman online ilegal yang kerap menjebak generasi muda.
“Perangkat desa maupun pemuda harus mampu menguasai teknologi, bukan dikuasai. Jadikan teknologi sebagai alat untuk memajukan diri dan bangsa, bukan sebaliknya,” ujar Didik.
Seminar ini juga menjadi wadah dialog antara masyarakat akar rumput dengan wakil rakyatnya, sekaligus memperkuat sinergi pembangunan daerah berbasis nilai-nilai kebangsaan dan kearifan lokal.
Dengan kegiatan ini, Didik berharap semangat nasionalisme tak hanya menjadi slogan, tetapi menjelma dalam aksi nyata: mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di era digital tanpa meninggalkan identitas kebangsaan.










