Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri dalam pidato politiknya menyampaikan, bahwa pangan merupakan bagian sangat penting dalam menjalankan suatu bangsa.
Begitu pentingnya masalah pangan ini membuat pihaknya tergerak untuk mengangkat isu tersebut dalam Rakernas IV.
Oleh karenanya, menurut Megawati, PDI Perjuangan dalam Rakernas tersebut akan memperjuangkan dan membuat formulasi agar petani dan nelayan menjadi poros setiap kebijakan bernegara.
“Sehingga setiap kebijakan yang dibuat oleh negara, harus membuat Petani menjadi tuan rumah di negaranya sendiri. Jangan ada lagi tanah subur yang dialih fungsikan,” tegasnya.
Lebih lanjut Putri dari Sang Proklamator Kemerdekaan Bangsa Indonesia ini mengungkapkan, bahwa pada Rakernas tersebut pihaknya mengundang 4.000 petani dari seluruh pelosok negeri. Harapannya petani dan nelayan menjadi bagian dari perjuangan partainya.
Senada, Presiden Jokowi membenarkan pendapat pangan saat ini sedang menjadi isu strategis secara internasional. Mulai dari perubahan iklim, elnino dan perang membuat banyak negara mulai membatasi ekspor komoditas pangan.
Sebelum acara penyerahan bibit secara simbolis, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa kekurangan stok pangan terjadi hampir di seluruh dunia, bahkan di negara maju sekalipun.
“22 negara memutuskan tidak lagi mengekspor pangan sehingga menggantu kebutuhan pangan global dan juga berdampak ke Indonesia,” kata Jokowi.
Untuk itu, lanjut Jokowi, pangan menjadi kunci karena pertumbuhan penduduk selalu meningkat. Pembangunan infrastruktur pertanian harus dimasifkan agar produksi pertanian selalu meningkat dan kedaulatan pangan dapat terwujud.
Menurut Jokowi, visi taktis harus dimiliki untuk Indonesia Maju dan dirinya sangat meyakini sosok Ganjar Pranowo mampu untuk melakukannya.
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.










