JAKARTA, Radarjakarta.id – Pebulu tangkis muda Indonesia, Alwi Farhan, mencatatkan sejarah baru dengan merebut gelar tunggal putra Indonesia Masters 2026 hanya dalam 25 menit, mengalahkan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, di Istora Senayan.
Gelar ini memutus tren negatif dua edisi terakhir, ketika Indonesia gagal menjuarai nomor ini.
Alwi, 19 tahun, memulai laga dengan agresif. Ia mendikte ritme permainan dan menutup gim pertama 21-5 lewat drop shot halus yang mematikan. Dominasi berlanjut di gim kedua, di mana Teeraratsakul tak mampu menemukan ritme dan Alwi menutup skor 21-6.
“Target selanjutnya Thailand Masters. Saya ingin tampil lebih maksimal lagi di sana. Kepada adik-adik, suatu hari kalian juga bisa berada di sini,” ujar Alwi setelah pertandingan.
Keberhasilan Alwi tidak hanya menyelamatkan gengsi Indonesia sebagai tuan rumah, tapi juga menunjukkan bahwa regenerasi tunggal putra berjalan ke arah positif. Gelar Super 500 ini menegaskan bahwa Indonesia kembali memiliki bintang muda yang siap mengangkat prestasi nasional.
Nasib berbeda menimpa wakil Indonesia lainnya, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang kandas di final ganda putra melawan pasangan unggulan Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani.
Malaysia pun keluar sebagai juara umum dengan meraih tiga gelar, termasuk di ganda campuran dan ganda putri. Di ganda campuran, pasangan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei menaklukkan wakil Denmark setelah tiga gim sengit. Sedangkan di ganda putri, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan menang tanpa bertanding karena lawan dari Jepang walkover.
Tunggal putri dimenangkan oleh China melalui Chen Yu Fei, yang mengalahkan Pitchamon Opatniputh dari Thailand. Indonesia hanya menguasai sektor tunggal putra berkat dominasi Alwi.
Dengan performa impresif ini, Alwi Farhan menjadi sorotan dunia bulu tangkis. Mental baja dan permainan rapi yang ia tunjukkan membuka lembaran baru kejayaan tunggal putra Indonesia, disambut sorak-sorai di Istora.
Hasil ini sekaligus membuktikan bahwa Indonesia masih memiliki potensi emas di sektor tunggal putra, menatap turnamen BWF World Tour berikutnya dengan optimisme tinggi.|Daffa*
Alwi Farhan Juara Indonesia Masters 2026, Sejarah Baru Tunggal Putra










