Ade Armando Sebut Dinasti DIY, ‘Paman Usman’ Serbu Kantor PSI Yogyakarta

banner 468x60

Radarjakarta.id | YOGYAKARTA – Ratusan massa yang mengatasnamakan Paman Usman atau Paguyuban Masyarakat Ngayogyakarta Untuk Sinambungan Keistimewaan menggeruduk Kantor DPW PSI DIY, di Muja-Muju, Umbulharjo, Senin (4/12/2023).

Aksi digelar dengan kirab andong dan dikawal bregodo prajurit fimulai dari kawasan Pasar Beringharjo Yogyakarta menuju kantor DPW PSI DIY di jalan Miliran Muja Muju Yogyakarta.
Dalam aksinya, massa sempat dihadang petugas kepolisian, namun setelah dilakukan negoisasi massa akhirnya bisa masuk ke depan kantor PSI DIY untuk berorasi.

Massa yang datang dari berbagai elemen masyarakat. Mereka datang dengan menaiki andong dari Pasar Beringharjo menuju kantor PSI DIY. Massa yang datang tersebut juga membawa foto Ade Armando yang diberi tanda silang, dengan tulisan ‘Menghina Sejarah Yogyakarta adalah Menghina Sejarah Kemerdekaan Indonesia’ #TangkapAdeArmando.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kekecewaan terhadap Ade Armando itu lantaran ia menilai Pemda DIY menjalankan praktik politik dinasti. Penilaian Ade itu untuk mengomentari aksi BEM UI dan UGM yang mengkritik praktik politik dinasti menjelang Pilpres 2024.

Politikus PSI itu menyebut bahwa mahasiswa yang melakukan demo keliru tentang definisi dari politik dinasti. Ade Armando menyoroti tentang kaus yang dipakai oleh peserta demo yang bertuliskan “Republik Rasa Dinasti.”

Ade merasa ironis dengan aksi tersebut sebab politik dinasti sesungguhnya,menurut Ade, justru berada di DIY yang menjadi lokasi aksi mereka. “Ini ironis sekali karena mereka sedang berada di wilayah yang jelas-jelas menjalankan politik dinasti dan mereka diam saja,” kata Ade Armando.

Anak-anak BEM ini harus tahu dong kalau mau melawan politik dinasti, ya politik dinasti sesungguhnya adalah Daerah Istimewa Yogyakarta. Gubernurnya tidak dipiliuh melalui pemilu, gubernurnya adalah Sultan Hamengku Buwono X yang menjadi gubernur karena garis keturunan,” cuit Ade Armando di akun X, sebelumnya Twitter. |Eka*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.